Pada kesempatan itu, Agus menambahkan, Indofarma saat ini bukan hanya berfokus pada finished goods dan bisnis model B2C saja, tetapi Indofarma juga telah mengembangkan bisnis toll manufacturing salah satunya ekstrak herbal.
Baca Juga: Proyeksikan Pertumbuhan 2023 Sebesar 63,36 Persen, Indofarma Inisiasi Shifting Strategy
“Tentunya produk yang kami release telah melalui tahapan pengujian untuk memastikan keamanan dari kandungan dan manfaat hingga bahan kemas dari setiap produknya” tutup Agus.
Sementara itu, Chief Operation and Supply Chain PT Suntory Garuda Beverage (SBG) , Snowedi Sumardi mengatakan, “Kami sangat senang dapat bermitra dengan PT Indofarma yang memiliki kesesuaian kompetensi dan budaya.
“Salah satunya adalah bagaimana Indofarma secara profesional mematuhi standar Suntory di semua tahap produksi natural extract, mulai dari pemilihan daun teh terbaik yang dalam hal ini bermitra dengan PTPN, hingga jaminan halal, penggunaan mesin modern, dan pengawasan mutu,” lanjut Snowedi.
Baca Juga: Indofarma dan Smesco Kerja Sama Kembangkan Pemasaran Digital Produk Koperasi dan UKM
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berharap agar sinergi ini menjadi langkah nyata dalam memberikan dampak baik pada pengembangan bisnis serta mampu menciptakan pasar bagi petani teh lokal Indonesia.***
Artikel Terkait
Indofarma Gandeng PT Bintang Kencana Artha Perluas Jaringan Distribusi
Siap Mewujudkan Supply Chain Herbal Nasional, Indofarma dan Smesco Jalin Kerja Sama
Indofarma dan Quantum Laboratoris Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Produksi dan Pemasaran
Indofarma dan Rama Jalin Kerja Sama Toll Manufacturing