Sementara itu pada klaster semen jenis OPC dan tipe khusus, ada UltraPro (SNI 2049-2015), SprintPro (SNI 2049-2015), DuPro+ HSR (SNI 2049-2015), DuPro+ MSR (SNI 2049-2015), dan SuperTermo (API Spec 10A).
“Sebagai pemain utama di industri bahan bangunan nasional, SIG memiliki diversifikasi produk inovatif yang telah berstandar nasional untuk memberikan keleluasaan bagi para pelanggan untuk memilih jenis produk sesuai kebutuhan dengan kualitas dan mutu produk yang terus terjaga,” ujar Reni Wulandari.
SNI Award merupakan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Indonesia skala nasional bagi organisasi yang menerapkan SNI secara konsisten dengan kinerja unggul dan berkelanjutan.
SNI Award memiliki visi untuk menjadi landasan program peningkatan kinerja organisasi dalam rangka meningkatkan daya saing nasional. Sehingga penerima penghargaan SNI Award diharapkan menjadi role model bagi pelaku usaha/industri atau organisasi lainnya dalam peningkatan daya saing dan berkontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi nasional.
Mengangkat tema “Standardisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan”, penilaian SNI Award 2023 dilakukan berdasarkan performance organisasi dengan tujuh kriteria, antara lain, kepemimpinan, strategi, pelanggan, manajemen sumber daya, operasi (proses bisnis), analisis dan peningkatan kinerja, serta hasil bisnis.
Pada pelaksanaan yang telah memasuki tahun ke-18 ini, dari total 218 organisasi, sebanyak 61 organisasi berhasil meraih penghargaan SNI Award 2023.***
Artikel Terkait
Terapkan Teknik Pertambangan yang Baik, SIG Borong Empat Penghargaan Good Mining Practice 2023
Pakai Data Analytics untuk Tingkatkan Keunggulan Operasional, SIG Manfaatkan Cloud Amazon Web Services
Catatkan Peningkatan Pendapatan, SIG Raih Laba Rp1,71 Triliun
SIG Tuntaskan Dokumen Rencana Pengelolaan Warisan Budaya Bulu Sipong di Area Operasi PT Semen Tonasa
Dukung Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, SIG Operasikan Ready-Mixed Batching Plant di Manado, Sulawesi Utara