Kabar BUMN - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyelenggarakan forum diskusi melibatkan akademisi, mahasiswa, dan para tokoh adat melayu.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung LAM Riau Kota Pekanbaru dengan mengangkat tema Pancung Alas itu juga mengundang sejumlah perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau.
Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf pun memberikan apresiasi kepada PTPN V yang diwakili Kepala Bagian Hukum Andiansyah Hamdani dan Corporate Secretary Bambang Budi Santoso tersebut.
Baca Juga: Kurokoffee, Cafe Tema Ghibli di Bandung
“Terima kasih perwakilan PTPN V yang telah memenuhi undangan diskusi terpumpun Pancung Alas hari ini. Dengan adanya diskusi yang melibatkan berbagai pihak, tentunya diharapkan akan menyamakan cara pandang kita terhadap masyarakat adat,” kata Datuk Seri Marjohan, Senin (27/11/2023).
Dalam kegiatan tersebut, ia mengapresiasi PTPN V yang menjadi satu-satunya perusahaan yang hadir memenuhi undangan.
Lebih jauh, Timbalan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Dr Firdaus menjelaskan bahwa Pancung Alas merupakan bagi hasil dalam persentase tertentu yang menjadi kewajiban pengelola sumber daya alam yang digunakan untuk kesejahteraan komunal yang diatur oleh ketentuan-ketentuan adat setempat.
Baca Juga: Pertama di Industri Semen, Produksi White Clay di SIG Raih Hak Paten dari Kemenkumham
Pancang Alas sendiri telah diterapkan secara turun temurun oleh masyarakat Riau sejak zaman kerajaan dan kesultanan.
Sejumlah literatur hasil penelitian menemukan bahwa sistem tersebut menjadi bagian dalam pemerataan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, pada zaman modern seperti saat ini, Pancung Alas secara harfiah turut diterapkan melalui kebijakan corporate social responsibility atau CSR perusahaan.
Di PTPN V, penerapan itu dibungkus dalam program tanggung jawab sosial lingkungan.
Baca Juga: Aksesnya Dekat Jalan Raya, Wana Wisata Situ Mustika Bisa Jadi Tempat Rekreasi Seru Bersama Keluarga
Perwakilan PTPN V menjabarkan bahwa perusahaan milik negara yang beroperasi di Provinsi Riau dengan perkebunan sawit sebagai komoditas utama terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Kuliner Wajib Yang Harus Dicicipi Saat Berkunjung ke Tasikmalaya
Belanja Produk UMKM Semakin Mudah, Kementerian BUMN Resmikan Vending Machine Produk UMKM
Indonesia Sukses Jadi Tuan Rumah Aquabike Jetski World Championship 2023, Selanjutnya Event Olahraga Kelas Dunia Ini Bakal Digelar di Vietnam
Hari Guru, PLN Baktikan Dedikasi untuk Guru di Penjuru Indonesia
Berani Lawan Stigma Demi Haknya Sebagai Perempuan, Nasabah PNM Mekaar Aceh Berhasil Jebloskan Suami Sang Pelaku KDRT ke Penjara