Pada 2023 ini, Jasa Marga menargetkan untuk mengoperasikan Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 sepanjang ±3,64 km pada akhir tahun 2023.
Beroperasinya jalan tol tersebut diharapkan akan mendorong konektivitas khususnya di wilayah Jabodetabek yang akan menghubungkan jaringan jalan tol JORR 2.
Saat ini, Perseroan juga tengah fokus terhadap progres dari lima proyek jalan tol yang tengah berjalan yaitu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulonprogo, dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.
“Di tengah semakin banyaknya proyek jalan tol baru yang telah selesai dan mulai dioperasikan, rasio keuangan Jasa Marga pada Semester I 2023 lebih baik dari pada tahun sebelumnya, hal ini menunjukkan Perseroan selalu memperhatikan keberlanjutan bisnisnya dan menyeimbangkan antara pencapaian kinerja dengan ekspansi usaha.
"Perseroan tetap mampu menjaga gearing ratio dan memiliki kapasitas yang baik dalam hal memenuhi pembayaran kewajibannya,” tambahnya.
Komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan operasional juga terus dilanjutkan oleh Perusahaan melalui pengembangan Intelligent Transport System (ITS) yang berfungsi mengelola pelayanan lalu lintas jalan tol yang terintegrasi.
Sekaligus menjadi sumber pusat informasi lalu lintas melalui super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) yang dioperasikan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan dapat diakses oleh pengguna jalan melalui aplikasi Travoy.
Teknologi ini mendukung Jasa Marga dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat khususnya pada periode arus mudik dan balik Hari Raya maupun libur panjang Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mendatang.
Kinerja lini bisnis operasi dan prospektif juga ditandai dengan pengoperasian jalan tol oleh PT JMTO dengan total panjang kontrak jalan tol yang didapatkan sepanjang 1.508,08 km hingga akhir Oktober 2023, pemeliharaan jalan tol oleh PT JMTM dengan total panjang kontrak jalan tol sepanjang 1.110,9 km hingga akhir Oktober 2023 serta pengoperasian Tollroad Corridor
Development (TCD) Travoy Hub oleh PT JMRB yang terintegrasi dengan Stasiun LRT Taman Mini.
Baca Juga: Jasa Marga Bersama BKIP Kemenhub Gelar Forum Komunikasi Kehumasan Sektor Transportasi 2023
Tidak hanya itu, PT JMTO dan PT JMRB juga berkolaborasi untuk menyerahkan bantuan sekaligus piloting GetPay, yang merupakan produk ekosistem pembayaran digital, khususnya fitur Point of Sales & Take and Go kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kampoeng UMKM Rest Area Travoy Km 88 B Jalan Tol Cipularang.
Artikel Terkait
Jasa Marga Pastikan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ Berjalan Optimal
Konsisten Perkuat Kinerja Keuangan, Jasa Marga Raih Platinum Award di Ajang Indonesia Finance Award ke-6 Tahun 2023
Optimalkan Pembelaanjaan di Platform PaDi UMKM, Jasa Marga Raih Peringkat 2 Nilai Belanja Terbesar Awarding Business Matching Jakarta 2023 BUMN Tipe B
Jasa Marga Peroleh Kredit Sindikasi Rp7,396 Triliun Untuk Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi
CSA Award 2023: Jasa Marga Raih Penghargaan The Best BUMN Listed Company Based on ESG Score dan Analyst's Favorite in the Infrastructures Sector