Setelah pengalihan ini, PT JTT memperoleh pengendalian langsung dan tidak langsung atas PT LMJ, PT JSB, PT JSN dan PT JNK dengan persentase kepemilikan pada masing-masing sebesar 97% untuk PT LMJ, 60% untuk PT JSB, 60% untuk PT JSN dan 60% untuk PT JNK.
Sebelum pengendalian diperoleh, PT JTT memiliki kepemilikan langsung atas PT JSB, PT JSN dan PT JNK yang mana investasi ini diperhitungkan dengan menggunakan metode ekuitas.
Sebagai bagian dari akuntansi kombinasi bisnis, Perseroan mengukur kembali kepemilikan sebelumnya pada nilai wajar dan menggunakan nilai tersebut untuk menentukan nilai goodwill.
Pengukuran kembali menggunakan metode penilaian pendapatan yang dihitung oleh penilai independen.
Rencana Pengoperasian Jalan Tol Baru dan Konstruksi Proyek Jalan Tol Baru
Di tahun 2023 ini Jasa Marga menargetkan pengoperasian secara fungsional untuk ruas jalan tol Jasa Marga Group.
Konstruksi untuk Jalan Tol Serpong Cinere Seksi 2 Pamulang-Cinere telah rampung 100% sejak akhir 2021 lalu dan uji laik fungsi telah dilakukan pada Mei 2022 serta telah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada September 2023.
Jalan Tol Serpong-Cinere nantinya juga akan melengkapi ruas jalan tol Jasa Marga Group yang dibuka secara fungsional pada periode libur panjang Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Jalan tol ini juga akan terhubung langsung dengan ruas Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3B Ruas Krukut-Limo.
Dalam mengelola proyek jalan tol baru yang ditargetkan selesai secara bertahap pada periode 2022-2025, Jasa Marga berkomitmen untuk mencapai target yang sudah ditetapkan dengan seoptimal mungkin, tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol secara bertahap.
Saat ini, Perseroan memiliki beberapa proyek yang tengah berjalan yaitu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.
Jasa Marga fokus untuk menyinergikan 3 lini bisnis Perseroan yakni lini bisnis konsesi jalan tol, lini bisnis pengoperasian dan preservasi jalan tol, serta lini bisnis prospektif untuk meningkatkan dan mengoptimalkan seluruh rantai nilai Perseroan.
Artikel Terkait
Jasa Marga Peroleh Kredit Sindikasi Rp7,396 Triliun Untuk Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi
CSA Award 2023: Jasa Marga Raih Penghargaan The Best BUMN Listed Company Based on ESG Score dan Analyst's Favorite in the Infrastructures Sector
Gelar Pubex LIVE 2023, Jasa Marga Paparkan Peningkatan Kinerja Positif Perseroan hingga Semester I Tahun 2023
Jasa Marga Raih Predikat Juara 1 Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Ajang Annual Report Award 2022
Magang di PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Loker BUMN Ini Terbuka untuk Mahasiswa/i Aktif Domisili Jabodetabek