Keempat badan usaha tersebut adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Marga Lingkar Jakarta, dan PT Jakarta Lingkar Baratsatu.
Peningkatan Layanan di bidang transaksi antara lain dengan menyediakan Mobile Reader untuk mempercepat waktu transaksi, Implementasi dan pengembangan transaksi Single Lane Free Flow (SLFF), dan peningkatan kapasitas transaksi di gerbang tol.
Pada bidang layanan Lalu Lintas, empat BUJT ini telah melakukan pemasangan Dynamic Message Sign (DMS) pada akses jalan tol dan lajur, pemasangan speed camera dan CCTV.
Serta pemeliharaan sarana keselamatan lalu lintas dan penyiagaan armada operasional yang terdiri dari Mobile Customer Service, derek, ambulance, rescue, dan derek multiguna.
Sementara dalam hal layanan preservasi telah dilakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan tol berupa Pekerjaan Pemeliharaan Periodik (Scraping, Filling & Overlay), Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU), Pekerjaan Beautifikasi dan Penataan Lansekap, Pekerjaan pemeliharaan rambu, Median Concrete Barrier (MCB), Guardrail, Reflector, dan pengaman jalan tol, dan pekerjaan pembuatan tanggul dan saluran.
Untuk memastikan masyarakat menerima informasi dengan baik, Kementerian PUPR bersama empat BUJT tersebut juga secara masif telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media komunikasi, mulai dari media cetak, online, elektronik, media sosial, dan media luar ruang.***
Artikel Terkait
Jasa Marga Raih Predikat Juara 1 Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Ajang Annual Report Award 2022
Magang di PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Loker BUMN Ini Terbuka untuk Mahasiswa/i Aktif Domisili Jabodetabek
Pendapatan Usaha Meningkat, Jasa Marga Optimis Pertahankan Kinerja Positif Hingga Akhir Tahun 2023
Jasa Marga Raih Penghargaan Predikat Management B di Ajang ESG Disclosure Transparency Awards 2023
Jasa Marga Raih Penghargaan Best Profitability Kategori Infrastructure Industry di Ajang Bisnis Indonesia TOP BUMN Awards 2023