Pertamina International Shipping Beberkan Strategi Dekarbonisasi Blue Economy di COP28 Dubai

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 4 Desember 2023 | 16:00 WIB
Armada milik Pertamina International Shipping (PIS). (Dok. PIS)
Armada milik Pertamina International Shipping (PIS). (Dok. PIS)

Kabar BUMN – PT Pertamina International Shipping (PIS) berkomitmen mendorong pelayaran ramah lingkungan untuk ekonomi biru (blue economy).

Terkait hal itu, PIS memaparkan sejumlah strateginya untuk mengurangi emisi di acara Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2023 atau Conference of the Parties (COP) 28 di Dubai, Uni Emirat Arab.

“Kami sudah bisa mengurangi 9 persen emisi yang kami hasilkan di 2022, sebesar 1,9 megaton CO2eq,” ucap Direktur Utama PIS Yoki Firnandi, Sabtu (3/12/2023).

Baca Juga: PIS dan KARPOWERSHIP Jalin Kerja Sama Kembangkan Infrastruktur Energi Bersih RI

Pada diskusi bertema “Ocean High Level Panel: Embodiment of Blue Economy Through a Sustainable Use of Coastal and Marine Resources to Save the Ocean Environment” di Paviliun Indonesia - COP 28, Yoki menjelaskan empat strategi dalam mengurangi emisi.

Pertama, desain kapal ramah lingkungan.

Saat ini, PIS memiliki 19 kapal ramah lingkungan dan tiga kapal yang memenuhi standar emisi International Maritime Organization (IMO) tier tiga.

Strategi kedua adalah peremajaan armada sesuai ketentuan The International Convention for the Prevention of Pollution from Ships (MARPOL) dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 29 Tahun 2014 tentang Penghentian Operasi Kapal Lambung.

Baca Juga: Terus Cetak Prestasi yang Membanggakan Indonesia, Tanker-Tanker Raksasa PIS Sukses Tembus 50 Rute Global

Ketiga, pengurangan bahan bakar melalui pembersihan lambung (menghasilkan efisiensi 4%), pengoptimalan kecepatan operasi kapal (efisiensi 22%), serta penyertaan alat penyimpan energi (efisiensi 2%).

Keempat, intensitas emisi yang lebih rendah.

Salah satunya pada kapal very large gas carrier (VLGC) Pertamina Gas Amarylis.

Baca Juga: Gandeng doctorSHARE, PIS Selenggarakan Layanan Rumah Sakit Apung untuk Papua

Selain itu, Yoki menjelaskan bahwa PIS akan menggunakan campuran nabati pada bahan bakarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini