"Harapannya, PLTS Terapung Singkarak bisa mendorong pertumbuhan industri dan perekonomian di Sumatera.
"Saat ini, Sumatera merupakan salah satu wilayah dengan kapasitas terpasang EBT yang cukup besar," kata Darmawan.
Adapun untuk PLTS Terapung Saguling akan menggunakan 1,69 persen total luas permukaan waduk Saguling, di Jawa Barat. PLTS Terapung Saguling akan memiliki kapasitas hingga 92 MWp.
Nantinya, energi listrik yang dihasilkan akan dialirkan melalui interkoneksi 150 kV ke sistem kelistrikan Jawa, Madura dan Bali.
Darmawan juga menjelaskan kerja sama bersama ACWA Power ini juga menjadi bukti kolaborasi dengan dunia internasional dalam mendukung transisi energi di dalam negeri.
Kerja sama ini menajamkan langkah Indonesia sebagai negara dengan iklim investasi yang menarik.
CEO ACWA Power Marco Arcelli mengatakan kolaborasi bersama PLN merupakan perjalanan yang transformatif.
Baca Juga: Sinergi Bersama PLN, Pupuk Indonesia Dukung Pengembangan Ekosistem Industri Hijau
Bersama PLN, ACWA melakukan pengembangan inovasi dan membaca peluang transisi energi sebagai pertumbuhan ekonomi.
"Kami memecahkan tantangan transisi energi ini bersama sama.
"Membuat berbagai inovasi baru dan menciptakan kolaborasi yang baik untuk masa depan dunia," tegas Marco Arcelli.***
Artikel Terkait
Hadiri COP28 di Dubai, PLN dan Masdar Teken Kerja Sama Penambahan Kapasitas PLTS Terapung Cirata dan Ekspansi Pasar Internasional
Sinergi BUMN PLN dan Pupuk Indonesia Gandeng ACWA Power Kembangkan Industri Hidrogen Hijau Terintegrasi
PLN Gandeng Perusahaan Listrik Asal Mesir Kerja Sama Kembangkan Proyek Smart Meter
Di COP28, PLN Galang Kolaborasi Global Dukung Pendanaan Transisi Energi di Tanah Air
PLN dan HDF Prancis Teken Kerja Sama Kembangkan Pembangkit Fuel Cell Hybrid