Upaya yang Dilakukan PalmCo dan BBKSDA Riau untuk Perkuat Konservasi Gajah Sumatera

Photo Author
Atikah IW, Kabar BUMN
- Kamis, 7 Desember 2023 | 19:30 WIB
Kegiatan penanaman pakan gajah di areal konservasi gajah sumatera PalmCo Regional 3 pada 2021 silam. (Dok. PTPN 5)
Kegiatan penanaman pakan gajah di areal konservasi gajah sumatera PalmCo Regional 3 pada 2021 silam. (Dok. PTPN 5)

Kabar BUMN - Anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), PalmCo Regional 3 bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memperkuat sinergitas dalam melindungi keberadaan gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis).

Sinergitas tersebut diwujudkan dengan mengalokasikan area konservasi gajah sumatera di areal BUMN Perkebunan Sawit di bawah naungan Sub Holding PalmCo tersebut di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Pjs Corporate Secretary PalmCo Regional 3, Andiansyah Hamdani di Pekanbaru, Kamis (7/12/2023) mengatakan perusahaan selalu berkomitmen untuk menerapkan perkebunan lestari, termasuk mengalokasikan 50 hektare areal di Pesikaian, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau sebagai areal konservasi satwa dilindungi tersebut.

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kompetensi SDM, Brantas Abipraya Jalin Kerja Sama dengan Monash University Indonesia

“Sinergitas yang terjalin ini sangat bermakna bagi kami untuk menetapkan kawasan HCV (high conservation value) di areal inti perusahaan sebagai rumah singgah bagi gajah sumatera,” kata dia.

PalmCo Regional 3 yang sebelumnya bernama PT Perkebunan Nusantara V telah menetapkan sebagian areal usahanya yang berlokasi di Pesikaian, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau sebagai areal konservasi gajah.

Lokasi itu awalnya merupakan perkebunan sawit perusahaan.

Namun, dikarenakan areal itu merupakan salah satu perlintasan gajah, maka perusahaan berkomitmen untuk menjadikannya sebagai wilayah konservasi satwa bongsor berbelalai tersebut.

Baca Juga: Nongkrong Syahdu di Hidden Farm Cafe, Kafe Bernuansa Alam nan Asri dengan Vibes Ghibli di Bandung

Komitmen tersebut selanjutnya diwujudkan perusahaan dengan bersinergi bersama BBKSDA Riau melalui aksi mitigasi dan penanaman tanaman pakan gajah sumatera di lokasi tersebut pada 2021 lalu dan pembentukan serta peningkatan kapasitas tim mitigasi konflik pihak perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk tidak menggarap lokasi tersebut.

Terlebih lagi, di areal yang sama juga terdapat kolam pemandian yang menjadi peristirahatan gajah saat melintas sehingga kian memperkuat komitmen perusahaan menjadikannya sebagai areal konservasi.

Kepala Balai Besar KSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan menambahkan bahwa kebijakan perusahaan menerapkan areal konservasi sejalan dengan instruksi presiden Nomor 1 tahun 2023.

Baca Juga: Bukit Asam Digadang Sebagai Perusahaan Terbaik di Ajang Serelo CSR Award

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Atikah IW

Tags

Artikel Terkait

Terkini