Kemudian menjalankan transisi energi melalui energi bersih dan energi baru terbarukan, serta aktif berkontribusi dalam mencapai NZE.
Baca Juga: Pertamina Sampaikan Capaian Target Iklim pada Ajang COP28
Nikce menambahkan, Indonesia berpotensi besar terutama dalam bidang transisi energi karena kaya akan sumber energi bersih serta baru dan terbarukan.
Seperti gas, panas bumi (geothermal), bahan bakar nabati (bio), tenaga matahari (solar), angin (wind), natural-based solution (NBS), dan sebagainya.
Di samping itu, Indonesia punya potensi sebagai carbon capture utilization and storage (CCS/CCUS).
Baca Juga: Pertamina Tampilkan Program Pemberdayaan Masyarakat di COP28 Dubai
“Pertamina menjalankan peran pentingnya untuk menjaga ketahanan energi di Indonesia melalui penyediaan energi yang affordable (harga terjangkau), accessible (lokasi terjangkau), dan acceptable (produk dapat diterima), namun tetap mendukung tercapainya target bauran energi (energy mix),” imbuh Nicke.***
Artikel Terkait
Pertamina Hulu Rokan Raih Predikat TKDN Terbaik Gross Split 2023 dalam Forkapnas III 2023
Pertamina Group Raih Predikat Leadership AA di Ajang ESG Disclosure Transparency Awards
Program CSR Pertamina EP Bunyu Field Raih Dua Penghargaan di Ajang Benuanta Award 2023
Ciptakan Varian Produk Terbanyak, Mitra Binaan CSR Pertamina Hulu Kalimantan Timur Raih Penghargaan di Forum Kapnas III 2023