Hasilnya produksi hulu migas mencapai 1.044 MBOEPD (Ribu Barel Minyak Ekuivalen/Setara Minyak per Hari) atau lebih dari 1 juta barrel minyak per hari.
Baca Juga: Salut! Pertamina Raih World Branding Award 2023-2024, Ini Membuktikan Pencapaian Global Luar Biasa
Ini merupakan capaian dari 42 blok yang dikelola.
Di sisi pengolahan, melalui PT Kilang Pertamina Internasional, telah mengamankan stok minyak mentah pada posisi yang aman dengan kapasitas pengolahan mencapai 1 juta barrel per hari.
Seluruh produksi kilang baik gasoline, gasoil dan avtur semuanya di atas target antara 1–2 persen.
Baca Juga: Upaya yang Dilakukan Pertamina dalam Wujudkan Target Nol Emisi
“Pertamina juga telah siaga mendistribusikan energi dengan menyediakan 329 unit kapal mulai dari pengangkut BBM, LPG, Avtur hingga Crude Oil baik domestik maupun internasional yang dioperasikan oleh PT Pertamina International Shipping,” imbuhnya.
Fadjar menambahkan, secara nasional stok BBM, LPG dan Avtur saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan yang meliputi 115 Terminal BBM, 30 Terminal LPG, lebih dari 7.400 SPBU, 48 ribu agen/outlet LPG, dan 71 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).
Selama Satgas Nataru, PT Pertamina Patra Niaga sebagai subholding commercial & trading telah menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa SPBU Siaga, Agen dan Outlet LPG Siaga, 48 Kiosk Pertamina Siaga, 185 Motorist, 202 Mobil tanki stand by (SPBU Kantong), dan fasilitas kesehatan serta sarana istirahat di sekitar rest area dan lokasi wisata.
Baca Juga: HUT Ke-66 Pertamina: Tiga Strategi Rencana Jangka Panjang yang Dilakukan
Selain itu, Pertamina melalui Subholding Gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, juga telah mengantisipasi kebutuhan gas yang diperkirakan mencapai 976 BBTUD (billion british thermal unit per day) selama periode Nataru.
Pertamina menjamin penyaluran gas bumi kepada 3.019 pelanggan Komersial dan Industri, 1.967 pelanggan Kecil, serta 834.165 pelanggan rumah tangga.
Di saat bersamaan Pertamina juga mengoptimalkan infrastruktur gas bumi untuk pembangkit listrik juga menjaga penyaluran untuk pelanggan transportasi dengan menjaga kapasitas sebesar 177.750 LSP (liter setara premium) untuk Bahan Bakar Gas, SPBG dan MRU.
Pertamina melalui Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) juga memastikan pasokan listrik dari energi baru terbarukan yang stabil selama periode tersebut.
Artikel Terkait
Upaya yang Dilakukan Pertamina dalam Wujudkan Target Nol Emisi
Salut! Pertamina Raih World Branding Award 2023-2024, Ini Membuktikan Pencapaian Global Luar Biasa
Selalu Aktif dalam Platform yang Disediakan Pemerintah, Pertamina Raih 2 Penghargaan DiktiRistek 2023
Pertamina Perkuat Komitmen Energi Transisi dan Tata Kelola, Lima Penghargaan CNBC Indonesia Awards 2023 Jadi Buktinya
Sekolah Energi Berdikari, Langkah Pertamina Edukasi Generasi Muda Peduli Lingkungan