Sustainability Day 2023: Ini Langkah PLN Jalankan Bisnis Berkelanjutan Berbasis ESG

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 18 Desember 2023 | 06:30 WIB
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat membuka acara PLN Sustainability Day 2023 pada Kamis (14/12) di Jakarta. (DOK.PT PLN (Persero))
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat membuka acara PLN Sustainability Day 2023 pada Kamis (14/12) di Jakarta. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) menggelar PLN Sustainability Day 2023 untuk mendorong praktik bisnis berkelanjutan di sektor ketenagalistrikan di Jakarta, pada Kamis (14/12).

Melalui agenda ini, perseroan berkomitmen terus meningkatkan penerapan prinsip Environmental Social and Governance (ESG) dan Pengarusutamaan Gender (PUG) demi kesuksesan transisi energi di tanah air.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan, kaum perempuan menjadi salah satu penopang perekonomian bangsa.

Baca Juga: Upaya ASDP Akselerasi Transformasi Digital, Gandeng Telkom Luncurkan Aplikasi Monitoring Armada

Ia melanjutkan, dalam menghadapi situasi ketidakpastian global khususnya dalam ranah ekonomi, kontribusi perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dalam kesempatannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan, kaum perempuan menjadi salah satu penopang perekonomian bangsa. (DOK.PT PLN (Persero))

”Apresiasi saya sampaikan kepada PLN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Diharapkan, kegiatan ini dapat semakin menguatkan komitmen PLN untuk bersama-sama mendukung Pengarusutamaan Gender yang berkelajutan untuk perempuan Indonesia,” kata Bintang saat memberi sambutan pada acara "PLN Sustainability Day: EngenderingEmpowering."

Baca Juga: Intip Keseruan Momen Dirut Pertamina dan Pemred Media Nasional Membatik Bersama Disabilitas

Bintang melihat peran perempuan sebagai motor penggerak dalam menjalankan proses bisnis berkelanjutan akan semakin signifikan. Meski, masih ada sebagian perempuan yang menghadapi hambatan pekerjaan sebab stereotip gender di tempat kerja.

"Ini adalah langkah progresif PLN dalam menerapkan kebijakan pengarusutamaan gender. Terima kasih atas komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil dan inklusif bagi semua,” ujarnya.

Sementara itu, Staf khusus Bidang Makro Ekonomi Kementerian Keuangan RI Masyita Crystallin memaparkan, dalam menjalankan misi transisi energi perlu memperhatikan aspek keadilan dan affordability (keterjangkauan) bagi seluruh masyarakat. Termasuk perempuan yang masuk dalam kelompok sosial paling terpengaruh perubahan iklim.

Baca Juga: Rekomendasi 7 Spot Sunset Terbaik di Yogyakarta, Tempat-tempat Wisata Ini Tawarkan Pemandangan Senja Paling Syahdu untuk Teman Nongkrong

Masyita juga melihat listrik adalah penunjang utama dan berpengaruh langsung pada sendi kehidupan masyarakat. Ketersediaan listrik yang mendorong petumbuhan sosial dan ekonomi secara signifikan.

”Jadi yang dilakukan PLN di sini bukan hanya menyediakan listrik, sebenarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena tanpa listrik sulit mendapatkan masyarakat yang sejahtera,” jelas Masyita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini