Dalam hal kesiapan layanan transaksi, JNT telah melakukan optimalisasi jumlah gardu operasi (gardu reversible dan gardu tambahan).
Menyediakan mobile reader untuk percepatan transaksi di gerbang tol (GT), penambahan titik top up (di GT Amplas dan GT Tebing-Tinggi), penambahan personil Customer Service On Call pada GT Utama yang berpotensi adanya kepadatan.
Memastikan keberfungsian 100% peralatan tol beserta sarana pendukungnya (UPS, mobile reader), ketersediaan dan keberfungsian jaringan backup kelistrikan (genset) dan monitoring.
Serta evaluasi kepadatan lalu lintas pada GT Utama pada ruas Jalan Tol Regional Nusantara yang meliputi:
1. Jalan Tol Belmera: GT Amplas, GT Bandar Selamat, dan GT Tanjung Mulia
2. Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi: GT Kualanamu, GT Tebing Tinggi
3. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda: GT Palaran 1, GT Palaran 2, GT Karang Joang, dan GT Manggar
4. Jalan Tol Bali Mandara: GT Ngurah Rai, GT Benoa dan GT Nusa Dua
5. Jalan Tol Manado-Bitung: GT Manado, GT Danowudu dan GT Bitung
Baca Juga: Melalui Jamedlink, Jasa Marga Kini Menjadi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Selain layanan transaksi, JNT juga memastikan layanan lalu lintas dengan mengupayakan:
1. Pemenuhan sarana pengaturan lalu lintas dan rekayasa lalu lintas (apabila diperlukan);
2. Bekerja sama dengan Kepolisian dan instansi terkait dalam mendukung Cara Bertindak (CB) antisipasi kepadatan di lajur;
Artikel Terkait
Konsisten Terapkan Good Corporate Governance, Jasa Marga Boyong Penghargaan di Ajang Indonesia TOP GCG Award dan Best Corporate Secretary Awards 2023
Antisipasi Arus Kendaraan Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Jasa Marga Siapkan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan
H-7 Libur Hari Raya Natal 2023, Jasa Marga Catat 156 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Jasa Marga Sukses Meraih Penghargaan Kategori Tertinggi dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023
H-7 s.d. H-6 Natal 2023, Berikut Pantauan Jasa Marga Terkait Peningkatan Volume Lalu Lintas di Ruas Tol Jabotabek dan Jawa Barat