Fadjar menjelaskan, “Pertamina melalui PIEP ingin terus meningkatkan investasi migas di Algeria, karena Algeria dianggap sebagai prioritas untuk tumbuh karena kami sudah mempunyai footprint.”
“Kerja sama ini juga merupakan peluang untuk membuka nilai bisnis Algeria termasuk sinergi dengan peluang masa depan lainnya untuk terus berkembang,” pungkas Fadjar.
Di Algeria, PIEP bersama mitranya, Sonatrach dan Repsol Exploracion 405A SA mengelola blok Menzel Lejmat Nord (MLN) di Blok 405A dan sembilan bidang lainnya yang mencakup unitisasi Ourhoud dan El Merk.
Blok 405A ini berpotensi menghasilkan produksi puncak sebesar 36.000 BOEPD.***
Artikel Terkait
Pemred Media Massa Apresiasi Joglo Ayu Tenan, Mitra Binaan Pertamina yang Mendunia
Pertamina Energy Forum 2023: Upaya untuk Dorong Kolaborasi Hadapi Trilema Energi
Persiapan Pertamina Patra Niaga Jelang Natal dan Tahun Baru, Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Sulawesi Selama Libur Nataru
Kembangkan Potensi Panas Bumi, Pertamina Geothermal Energy Bangun PLTP Lumut Balai Unit 2
Kerahkan Satgas Khusus 24 Jam, Pertamina Jamin Ketersediaan Energi Selama Nataru di Wilayah Sumatera