Untuk mengantisipasi peningkatan selama periode Nataru, ASDP melakukan pengalihan layanan transportasi lintas laut.
Dimana untuk truk logistik dialihkan ke Pelabuhan Jangkar (Situbondo) menuju Lembar (NTB).
Selama periode ini, Pelabuhan Ketapang fokus melayani pengguna kasa kendaraan kecil/pribadi, roda dua, dan bus wisata.
Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan, ASDP telah menyiapkan Dermaga Bulusan di sebelah Pelabuhan Ketapang.
”Kami sudah melakukan pengalihan layanan dimana layanan LCM Ketapang - LCM Gilimanuk telah dipindahkan ke Dermaga Bulusan - LCM Gilimanuk.
"Sehingga Dermaga Bulusan difokuskan untuk melayani kendaraan angkutan barang (truk) yang akan menyeberang ke Pulau Bali,” ungkapnya.
Adapun harapannya, dengan pemisahan antara kendaraan penumpang dan barang ini dapat meningkatkan kualitas operasional dan pelayanan di Pelabuhan Ketapang.
Adapun untuk mengantisipasi dan mengurai kepadatan yang terjadi di Pelabuhan, ASDP telah menyiapkan 3 titik Buffer Zone.
Baca Juga: ASDP Tingkatkan Layanan Daring, Kini Penumpang Bisa Beli Tiket Ferry Lewat Tiket.com
Buffer Zone tersebut berfungsi sebagai lokasi stopper yang akan memastikan pengguna jasa telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan.
Pertama, Buffer Zone Lapangan Sepak Bola Areba yang diperuntukkan bagi unit kendaraan truk.
Kedua, Grand Watu Dodol khusus untuk kendaraan kecil dan sepeda motor.
Artikel Terkait
Persiapan ASDP Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Dermaga Gilimanuk yang Ditingkatkan Kapasitasnya Siap Layani Angkutan Nataru
Tidak Bisa Sembarang, ASDP Terapkan Regulasi Radius Batasan Pembelian Tiket Ferry Online. Ini Area Batasannya
Upaya ASDP Akselerasi Transformasi Digital, Gandeng Telkom Luncurkan Aplikasi Monitoring Armada
Bidik Layani 3 Juta Penumpang, ASDP Minta Pengguna Jasa Pastikan Bertiket Sebelum Tiba di Pelabuhan
Antisipasi ASDP Jelang Puncak Arus Libur Natal 2023, Alihkan Kendaraan Golongan VIII dan IX ke Pelabuhan Ciwandan