Implementasikan Green Construction, Jalan Tol Binjai–Pangkalan Brandan Menjadi Pilot Project Konstruksi Berkelanjutan Hutama Karya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 28 Desember 2023 | 12:00 WIB
Implementasikan green construction, jalan tol Binjai – Pangkalan Brandan menjadi pilot project konstruksi berkelanjutan Hutama Karya. (DOK. Hutama Karya)
Implementasikan green construction, jalan tol Binjai – Pangkalan Brandan menjadi pilot project konstruksi berkelanjutan Hutama Karya. (DOK. Hutama Karya)

Kabar BUMN - Sumatra Utara – Jalan Tol Binjai–Pangkalan Brandan yang dikerjakan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menjadi pilot project penerapan green construction di lingkungan usaha PT Hutama Karya (Persero) Group.

Green construction pada jalan tol ini diimplementasikan mulai dari proses perancangan hingga konstruksinya.

Pelaksanaan green construction ini merupakan bentuk penerapan Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021 mengenai konstruksi berkelanjutan.

Baca Juga: Hutama Karya Tambah Ruas Tol Fungsional Baru di Trans Sumatera Selama Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Pada Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan, HKI mengimplementasikan empat belas kriteria konstruksi berkelanjutan.

Salah satu aspeknya adalah standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan.

Ini direalisasikan dengan melakukan identifikasi rona awal lingkungan sekitar proyek untuk memetakan potensi risiko lingkungan dan pengendaliannya selama proses pembangunan.

Baca Juga: Permudah Akses Libur Nataru, Hutama Karya Operasikan Secara Fungsional 2 Ruas Jalan Tol Trans Sumatera di Sumatra Utara

Hal ini lalu dituangkan ke dalam Rencana Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

Pada aspek konservasi energi, implementasi green construction dilakukan melalui penggunaan LED lamp, smart lamp, dan solar cell pada akses tol STA 00 on ramp.

Sementara pada aspek konservasi air, HKI memanfaatkan sistem gravitasi pada menara air serta menggunakan saniter hemat air di tol gate dan kantor pengelola tol di Stabat.

Baca Juga: 5 Proyek Strategis yang Diraih Hutama Karya Akhir Tahun Ini, Nilainya Mencapai Rp 4 T

Tidak hanya itu, konservasi air juga diimplementasikandengan penggunaan rumput solid sodding untuk proteksi lereng dari gerusan air serta menahan limpasan air hujan di sekitar mainroad.

Penghijauan dengan penanaman jenis pohon berkayu seperti Mahoni juga dilakukan HKI di sepanjang lereng jalan tol, interchange, kantor proyek dan kantor pengelola.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini