JIGT ini merupakan komitmen Pertamina dalam transisi energi, dimana nantinya JIGT tidak hanya akan menampung bahan bakar, seperti LPG, BBM, Gasoline, dan Biodiesel.
Namun juga dirancang untuk bisa menampung LNG (gas alam cair), CPO (minyak kelapa sawit), UCO (Used Cooking Oil), petrokimia, dan hidrogen.
Turut hadir mendampingi dalam kunjungan tersebut Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Alfian Nasution, Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Erry Widiastono, serta Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Riva Siahaan dan Direktur Utama PT Pertamina International Shipping (PIS), Yoki Firnandi.
Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***
Artikel Terkait
Pertamina NRE – PT Inhutani I Tandatangani Perjanjian Komersial NEBS 30 Tahun di Wilayah PBPH Kalimantan Utara
Ini Andil Elnusa Dalam Penemuan Cadangan Minyak Baru di Lapangan Pertamina EP Regional Jawa di Bekasi
Pertamina Jamin Stok Aman Meskipun Volume Kendaraan Meningkat pada Momen Nataru
Pertamina Jamin Stok BBM Aman Jelang Nataru di Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja
HUT Ke-5, Pertamina Hulu Rokan Berkomitmen Tingkatkan Kontribusi Pada Ketahanan Energi Nasional