Terus Monitor Beban Kelistrikan, PLN Berhasil Amankan Suplai Listrik Andal di Malam Tahun Baru 2024

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 1 Januari 2024 | 09:00 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) memberikan pengarahan kepada petugas di GITET 500 kV, Gandul. (DOK.PT PLN (Persero))
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) memberikan pengarahan kepada petugas di GITET 500 kV, Gandul. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - Pada perayaan pergantian Tahun Baru 2024, PT PLN (Persero) berhasil mengamankan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi prima di seluruh Indonesia.

Untuk mengawal pasokan listrik tetap aman, PLN terus melakukan siaga kelistrikan dan memonitor beban kelistrikan secara real time.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo terjun langsung untuk memimpin dan memonitor seluruh posko siaga kelistrikan PLN di tanah air untuk memastikan listrik pada malam pergantian tahun dalam kondisi aman.

Baca Juga: Post Holiday Stress Mungkin Terjadi Setelah Masa Libur Panjang, Ini Cara Mencegahnya

"Kami bersyukur, pasokan listrik di malam pergantian tahun ini dalam kondisi aman. Seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi normal."

"Saat ini kita berada di Pusat Pengatur Beban Kelistrikan Jawa, Madura dan Bali (Jamali) untuk melakukan peninjauan kelistrikan di malam Tahun Baru 2024," kata Darmawan saat peninjauan di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jamali di kawasan Gandul, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (1/1) dini hari.

Darmawan menambahkan, pasokan listrik untuk malam pergantian tahun 2024 dalam keadaan aman dengan realisasi beban puncak sebesar 35 Gigawatt (GW) yang mana naik 11 persen dari beban puncak tahun sebelumnya.

Baca Juga: Informasi Terkini Volume Lalu Lintas Selama Arus Balik Nataru 2023/2024 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

Sedangkan realisasi daya mampu pasok seluruh pembangkit listrik sebesar 50 GW.

Dengan kondisi beban puncak yang lebih tinggi ini, cadangan pasokan dalam keadaan cukup dan aman.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi seluruh jajaran Direksi PLN dan Direktur Utama Subholding PLN saat konferensi pers di PLN UIP2B Gandul. (DOK.PT PLN (Persero))

Baca Juga: Dukung Ekosistem EV Battery, ANTAM Selesaikan Transaksi untuk Hilirisasi Mineral Nikel Terintegrasi di Indonesia

Dirinya mengatakan pasokan listrik yang cukup ini didukung dengan pasokan energi primer pembangkit PLN yang juga dalam status sangat aman dengan rata-rata hari operasi (HOP) di atas 20 hari, lebih tinggi dari standar HOP yang ditetapkan pemerintah yaitu 15 hari.

Untuk pembangkit dari independent power producer (IPP) pasokan energi primernya juga dalam kondisi aman dengan HOP di atas 15 hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini