PT PLN Selesaikan 28 Pembangkit Energi Baru Terbarukan hingga Pengembangan Green Hydrogen Sepanjang 2023

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Jumat, 5 Januari 2024 | 19:30 WIB
PLN menjadi pionir pengembangan rantai pasok green hydrogen sebagai alternatif bahan bakar kendaraan di Indonesia melalui 21 unit Green Hydrogen Plant (GHP) yang diresmikan pada 20 November 2023. (Jennaira)
PLN menjadi pionir pengembangan rantai pasok green hydrogen sebagai alternatif bahan bakar kendaraan di Indonesia melalui 21 unit Green Hydrogen Plant (GHP) yang diresmikan pada 20 November 2023. (Jennaira)

Ke depannya PLN akan menjalankan skenario Accelerated Renewable Energy Development (ARED) yang akan menambah kapasitas pembangkit EBT sebesar 75% dan pembangkit berbasis gas sebesar 25% hingga 2040.

Dengan skenario ini, diharapkan Indonesia bisa mencapai target net zero emissions (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat.

Skema ARED ini juga dipaparkan pada forum global United Nations Climate Change Conference (COP28) di Dubai, UEA yang diselenggarakan pada 30 November – 13 Desember 2023.

Hal ini dilakukan untuk menjalin kolaborasi internasional.

Kolaborasi ini penting, mengingat transisi energi di Tanah Air masih menghadapi banyak tantangan.

Baca Juga: Wajah Kusam Setelah Liburan, Coba Gunakan Masker dengan 4 Bahan Alami yang Bisa Cerahkan Kulit

"Kami tidak bisa menjalankan semuanya dalam suasana kesendirian. Satu-satunya cara untuk terus maju adalah melalui kolaborasi. Kita berbicara tentang kolaborasi dari sisi kebijakan, inovasi teknologi, investasi sehingga seluruh dunia bersama menuju satu tujuan, menyelamatkan bumi," pungkas Darmawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Terkini