Pada kegiatan ini, telah disepakati bahwa PT Mitra Desa Kebumen selaku pengelola Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) menjadi offtaker.
Pada kegiatan ini, Laznas Mandiri Amal Insani ditunjuk sebagai penyedia permodalan bagi petani.
Saat ini pendampingan petani dilakukan melalui program Petani Berdaya (Berkah dan Jaya), di mana Laznas Mandiri Amal Insani membantu petani mengelola lahan kurang lebih 1 hektar yang telah memenuhi persyaratan.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Sus Agus Sutirto mengapresiasi kegiatan tanam perdana padi program Makmur.
"Dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi di wilayah Kabupaten Kebumen pada umumnya dan di Kecamatan Ambal pada khususnya, sehingga akan mendukung upaya pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Burman dari Pupuk Indonesia, menyatakan bahwa Program Makmur secara nasional per November 2023 telah mencapai luas lahan 325.797 hektar atau 118 persen dari target sebanyak 275.000 hektar dengan 99.174 orang atau 99 persen dari target 100.000 orang Petani Binaan.
"Khususnya untuk komoditas padi tercatat luas lahan 87.983 Hektar dan 36.717 orang Petani Binaan. Adapun realisasi pencapaian produktivitas pada komoditas Padi meningkat 14 persen dari semula 5,7 ton per hektar menjadi 6,5 ton per hektar," ujarnya.***
Artikel Terkait
Daftar Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2023, Selamat bagi para Juara!
Tanggapan Pupuk Indonesia Terkait Laporan Petani Brebes, Tegaskan Pupuk Bersubsidi hanya Bisa Diakses di Kios Resmi
Dukung Percepatan Musim Tanam, Pupuk Indonesia Tancap Gas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar
Dukung Percepatan Musim Tanam, Pupuk Indonesia Tancap Gas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar
Optimalkan Bisnis Perdagangan Non Pupuk, Pupuk Indonesia Niaga Pasok Pelumas ke Pupuk Kujang