Mulai dari aspek regulasi & government, ekonomi & lingkungan, operasional & pelayanan, keselamatan (safety), konsumen, bisnis (usaha), dan kesisteman.
"Terbukti dengan pengoperasian layanan penyeberangan di lintas Jangkar-Lembar menciptakan pola operasional yang jauh lebih lancar & seamless baik di Pelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Jangkar," ucap Shelvy.
Diungkapkan, lintas Jangkar - Lembar yang beroperasi bulan Desember pada saat Angkutan Nataru kemarin, menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi.
Realisasi data produksi di lintas penyeberangan Jangkar-Lembar selama periode 7 - 17 Januari 2024, dapat diketahui bahwa komposisi muatan didominasi oleh kendaraan logistik.
Rinciannya, kendaraan logistik berjumlah 82,6% (381 unit) yang diikuti oleh Kendaraan Roda 4 sebesar 7,8% (36 unit), Roda 2 sebesar 9,1% (42 unit), dan Bus sebesar 0,4% (2 unit).
Maksimal tonase kendaraan yang dapat dilayani di Pelabuhan Jangkar, Situbondo adalah 40 Ton dimana hal ini tentunya juga mendukung program pemerintah dalam menegakkan aturan berkaitan dengan Over Dimension Over Loading (ODOL).
"Dengan dioperasikannya layanan lintas penyeberangan Jangkar-Lembar ini menambah kapasitas (daya tampung) Pelabuhan Ketapang dan kapasitas (daya tampung) Jangkar-Lembar.
"Selain itu pola operasional & pelayanan di pelabuhan dan angkutan penyeberangan menjadi semakin efektif, terukur, lancar, dan selamat (seamless)," tambah Shelvy.
Sesuai dengan jadwal operasi kapal yang diatur dalam Surat Kepala BPTD Kelas II Jawa Timur, saat ini kapal yang beroperasi melayani di lintas penyeberangan Jangkar-Lembar adalah KMP Jambo X milik PT Duta Bahari Menara Line, KMP Tunu Pratama 5888 milik PT Raputra Jaya, dan KMP Parama Kalyani milik PT Jemla Ferry.
Selain itu regulator tengah mempersiapkan enam kapal lainnya untuk membantu operasional & pelayanan lintas penyeberangan Jangkar-Lembar.
ASDP juga akan mengoperasikan KMP Jatra II di lintas penyeberangan Jangkar-Lembar ini yang memberikan pengaruh besar dalam mendukung kesuksesan kelancaran operasi Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Lintas Ketapang-Gilimanuk.
Artikel Terkait
Moveable Bridge yang Disiapkan ASDP Dukung Kelancaran Puncak Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk
ASDP Tutup Posko Angkutan Nataru 2023/2024, Sukses Layani 2,6 Juta Penumpang dan Lebih dari 600 Ribu Kendaraan di 10 Lintasan Pantauan Nasional
ASDP Tingkatkan Konektivitas Pariwisata, Logistik dan Ekonomi Jawa - Lombok Sebagai Upaya Dukung Program Pemerintah
Komitmen ASDP Dukung Gerakan Reduksi Emisi Karbon, Total 836 kg Sampah Plastik Terkumpul Sepanjang 2023
Bulan K3 Nasional 2024: ASDP Gelar Safety Festival untuk Tumbuhkan Budaya Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja