Proyek pembangunan Gedung dan Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 3.2 hektar dengan nilai kontrak sebesar Rp 940 Miliar ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024.
Lebih lanjut Tjahjo menyampaikan bahwa dalam proses pengerjaannya, tim lapangan akan menghadapi beberapa tantangan termasuk dalam tahap pengerjaan kubah masjid yang memiliki desain unik menyerupai sorban.
Oleh karena itu, diperlukan teknik khusus untuk memastikan bahwa hasil dan kualitas bangunan sesuai dengan rancangan awal serta proyek dapat selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
“Menyikapi hal tersebut, tim telah menyiapkan strategi penanganan diantaranya rutin memonitor kualitas pekerjaan secara intensif dan periodik, penerapan teknologi Building Information Modelling (BIM) serta struktur pracetak agar pembangunan masjid selesai tepat waktu dan tepat mutu.” tutup Tjahjo.***
Artikel Terkait
2 Ruas Jalan Tol Kelolaan Hutama Karya yang Buka Konektivitas 2 Provinsi di Sumatra pada Libur Nataru
PT Hutama Karya Catat Progres Signifikan Terhadap Ruas Tol Sirip atau Feeder di Riau dan Sumatera Barat
Progres Hampir 50%, Hutama Karya Komitmen Rampungkan Proyek MRT Rute Mangga Besar-Glodok-Kota Tepat Waktu
Sesuai Regulasi, Di Tahun 2024 Sejumlah Ruas Tol yang Dikelola Hutama Karya Akan Memasuki Penyesuaian Tarif
Sambut HUT ke 63, Hutama Karya Kembali Gelar Lomba Jurnalistik hingga Foto untuk Masyarakat Umum