"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak positif yang signifikan bagi keberlanjutan lingkungan dan ekonomi di desa kami," pungkasnya.
Gili Gede Indah merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Lombok yang menawarkan keindahan alam bawah laut, keanekaragaman hayati, dan kehidupan maritim yang memukau.
Tingginya minat wisatawan untuk mengunjungi Gili Gede Indah memberikan potensi ekonomi yang signifikan untuk wilayah tersebut.
Namun, kenaikan jumlah kunjungan wisatawan berimplikasi pada peningkatan volume sampah, terutama jenis sampah plastik dan non-organik.
Kurangnya efektivitas dalam pengelolaan sampah dapat menjadi ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem dan menurunkan daya tarik destinasi wisata Gili Gede Indah.
Artikel Terkait
Direktur Utama MGPA Raih Penghargaan FIM Asia General Assembly & Award Night 2024
Danau-danau Cantik di Indonesia yang Sering Dikira Tempat Wisata di Luar Negeri
4 Tempat Wisata yang Mengajak Pengunjungnya Seakan Masuk ke Negeri Dongeng dan Berimajinasi Bertemu Peri
10 Aturan Keselamatan Saat Diving yang Wajib Diketahui Penyelam Pemula