Kabel ALPHA sendiri memiliki setidaknya delapan pasang serat dengan kecepatan 18 Tbps (terabit per second) per pasang serat yang memungkinkan transmisi data yang lancar dan berkapasitas tinggi di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.
Sementara itu, Senior Vice President KT Corporation Jehoon Myung menyatakan, KT juga akan terus memperluas ekspansi dalam pasar SKKL Asia.
“konstruksi kabel ALPHA oleh KT berfungsi sebagai batu loncatan utama yang dengan cepat dapat mengatasi permintaan yang meningkat pesat untuk lalu lintas cloud, big data, dan AI di wilayah Asia yang tumbuh pesat untuk pelanggan enterprises."
Baca Juga: Ukir Sejarah, InJourney Hadirkan World Class Medical and Wellness Destination Pertama di Indonesia
"KT juga akan terus memperluas ekspansi dalam pasar SKKL Asia dengan memperkuat kemitraan dengan perusahaan-perusahaan global.” ujar Jehoon Myung.
Konsorsium ALPHA ditargetkan mulai berjalan pada kuartal ketiga, dengan kontrak pada tahun 2024, serta akan melanjutkan prosedur untuk memilih turn-key supplier dan persiapan lainnya.
Sistem kabel ALPHA diharapkan siap beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027.
Artikel Terkait
SUCOFINDO Dampingi BPJPH Serahkan Sertifikat Halal untuk Flip’NFry: Proses Pemeriksaan Kehalalan Dilakukan dengan Seksama
Tingginya Minat Masyarakat, Waktu Layanan Operasi LRT Jabodebek Kembali Diperpanjang Hingga Februari
Mengandung Jahe, Minuman-minuman Tradisional Indonesia Ini Paling Pas Diminum Saat Hujan Tiba
Sambut Perayaan Imlek 2024, PosIND Rilis Prangko Edisi Spesial Bertema Tahun Naga Kayu 2575