"PLN juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan," tambahnya.
Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN akan menyiagakan 130 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personil.
Peralatan pendukung juga akan disiagakan.
Diantaranya yakni berupa 1.731 unit genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB), 735 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane.
Sebagai pendukung operasional, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor.
Baca Juga: Puncak Waringin, Spot Terbaik untuk Menikmati Indahnya Matahari Terbenam di Laut Labuan Bajo
Khusus untuk kendaraan listrik, 624 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bersiaga di seluruh Indonesia.
"Seluruh peralatan kami akan siaga penuh untuk memastikan percepatan pemulihan listrik jika terjadi gangguan."
"Dalam hal terjadi gangguan, akan dilakukan manuver jaringan sehingga yang terdampak dapat terisolir untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan," tutup Darmawan.
Artikel Terkait
Melalui Program Electrifying Agriculture PLN, Petani dan Pelaku Usaha Penggilingan Padi di Cikarang Hemat Puluhan Juta Per Bulan
Keraton Yogyakarta dan PLN EPI Terapkan Green Deflation, Libatkan 5 000 Petani Untuk Ekonomi Hijau
Gerakkan Progran 'Desa Mandiri Energi' PLN EPI Berdayakan Masyarakat dengan Berikan Pelatihan Ternak Kambing Perah