Bagian dari Perhutanan Sosial, Hutan Pertamina Tanam Lebih Dari Enam Juta Pohon

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Kamis, 8 Februari 2024 | 09:30 WIB
Bagian dari Perhutanan Sosial, Hutan Pertamina Tanam Lebih Dari Enam Juta Pohon (Jennaira)
Bagian dari Perhutanan Sosial, Hutan Pertamina Tanam Lebih Dari Enam Juta Pohon (Jennaira)

Perhutanan Sosial

Perhutanan Sosial merupakan inovasi dalam pelestarian hutan yang dijalankan Pertamina bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Program yang dijalankan sejak pertengahan tahun 2023 ini bertujuan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan.

Baca Juga: Pantai Unik di Jogja, Pantai Jogan Punya Air Terjun yang Airnya Langsung Jatuh ke Bibir Laut

Perhutanan Sosial dijalankan dengan sistem pengelolaan Hutan Lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat.

Sebagai pelaku utama untuk meningkatkan kesejahteraannya, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya. Bentuknya bisa Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan.

Pada tahun 2023, Pertamina telah menjalankan Program Perhutanan Sosial di 6 wilayah.

Baca Juga: Bukan di Bali, Kafe Summer Vibes yang Cantik dan Super Estetik Ini Ternyata Ada di Bandung Lho

Yakni Tanggamus (Lampung), Maros (Sulawesi Selatan), Bandung, Indramayu (Jawa Barat), Jembrana (Bali), dan Tarakan (Kalimantan Utara).

Sebagai contoh kolaborasi program Perhutanan Sosial di Ulubelu yang merupakan binaan Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun Bestari.

Di mana dalam 1 tahun ini beberapa program pendampingan telah dilaksanakan.

Diantaranya edukasi kepada 704 orang petani terkait pengelola Hutan Kemasyarakatan, pembibitan 8.000 Tanaman Indigofera dan 10.000 Tanaman MPTS (Tanaman Kayu Multiguna).

Baca Juga: Puncak Waringin, Spot Terbaik untuk Menikmati Indahnya Matahari Terbenam di Laut Labuan Bajo

Selain itu pendampingan juga dilaksanakan pada kelompok kopi Beloe.

Produk kopi tersebut merupakan salah satu produk unggulan kopi di Ulubelu, yang telah berhasil melakukan penjualan sampai ke luar daerah dengan omset senilai Rp 85.440.000 / tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Artikel Terkait

Terkini