"Hal ini dilakukan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh konsumen pelanggan, termasuk sektor industri smelter," ujarnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Agus Kuswardoyo menjelaskan, penyediaan listrik untuk PT Freeport Indonesia di KEK Jawa Timur dilakukan dalam IV tahap.
Dengan rincian, tahap I sebesar 30 MVA, tahap II sebesar 60 MVA, tahap III sebesar 110 MVA dan tahap IV sebesar 170 MVA.
"PLN akan terus melakukan percepatan penambahan pasokan tahap III & tahap IV yang akan direalisasikan pada tahun 2024 ini,” kata Agus.
Dengan kecukupan pasokan listrik, PLN berharap nantinya setelah beroperasi, hasil produksi smelter PT Freeport Indonesia dapat mendukung industri hilir lainnya seperti pabrik kabel, mobil listrik dan lain-lain.
"PLN ingin mengambil peran pendukung proyek smelter PT Freeport Indonesia di Kabupaten Gresik yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional dalam meningkatkan perekonomian negara," tambah Agus.
Project Management Officer PT Freeport Indonesia, Alan Hamertton mengapresiasi pelayanan cepat dan responsif PLN terhadap kebutuhan PT Freeport Indonesia di KEK Jawa Timur.
Kolaborasi positif ini diakui meningkatkan operasional perusahaan.
"Terima kasih PLN, kebutuhan listrik untuk operasional kami meningkat dan sesuai dengan komitmen awal PLN memberikan respons cepat dan menyediakan pasokan listrik yang andal," pungkasnya.
Artikel Terkait
Gerakkan Progran 'Desa Mandiri Energi' PLN EPI Berdayakan Masyarakat dengan Berikan Pelatihan Ternak Kambing Perah
Pastikan Pasokan Listrik Sambut Pemilu 2024 Aman, PLN Juga Dirikan Posko Siaga Kelistrikan di Seluruh Indonesia
PLN Icon Plus Bangun Langkah Revolusioner dengan Pengembangan SIMRS