PLN Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan Bisnis Energi Primer dari Gas hingga Hidrogen Hijau

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 12 Februari 2024 | 12:30 WIB
Suasana penandatanganan nota kesepahaman antara PLN Energi Primer Indonesia (EPI) dengan JERA yang dilaksanakan di Bandung pada Senin (5/2).  (DOK.PT PLN (Persero))
Suasana penandatanganan nota kesepahaman antara PLN Energi Primer Indonesia (EPI) dengan JERA yang dilaksanakan di Bandung pada Senin (5/2). (DOK.PT PLN (Persero))

Selanjutnya, Iwan berharap melalui kolaborasi ini dapat mengoptimalkan rantai pasokan LNG, pengembangan infrastruktur, SDM dan teknologi pemanfaatan energi hijau di lingkungan PLN Group.

Baca Juga: Jelang Pemilu, Pertamina Lakukan Penebalan Stok LPG di Pantura-Madura

Executive Officer, Head of the Platform Business Group JERA Shinsuke Nakayama mengatakan bahwa JERA dan PLN EPI sebagai perusahaan yang sama-sama pada awalnya dibentuk untuk mengkonsolidasikan energi primer oleh Perusahaan Listrik terbesar di negaranya, memiliki kemiripan karakteristik serta kesamaan visi dan model bisnis.

Pihaknya berkomitmen untuk mendukung PLN EPI mengembangkan rantai pasok energi primer yang andal untuk Indonesia.

“Kami tahu PLN saat ini sedang mengembangkan bisnis dan memperkuat rantai pasok energinya. Sehingga kami sangat senang dapat bergabung dan mendukung journey PLN untuk menyediakan suplai energi yang andal untuk Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: PosIND Dukung Layanan Publik di Daerah 3T: Tertinggal, Terdepan, dan Terluar

Selain itu, Nakayama percaya bahwa pengembangan rantai pasok LNG akan mampu memaksimalkan suplai energi PLN.

Dirinya juga melihat bahwa inisiatif pengembangan LNG dan energi hijau adalah bagian dari upaya dekarbonisasi yang searah dengan transisi energi.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk Indonesia dan PLN melalui dekarbonisasi sektor energi," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini