“Melalui booth ini, Pertamina menampilkan kendaraan, contohnya mobil taksi, yang menggunakan bahan bakar gas sebagai bagian dari upaya mendukung energi transisi."
"Perusahaan juga memperlihatkan konsep stasiun pengisian baterai swapping, sebagai bagian dari program transisi energi Pertamina.” Kata Fadjar.
Fadjar menambahkan, di satu sisi Pertamina masih menampilkan produk unggulan dengan kualitas tinggi berbahan bakar fosil untuk memastikan ketahanan energi.
Baca Juga: Progres Smelter Alumina Mempawah Sudah 80%, INALUM Optimis Bisa Dioperasikan Akhir Tahun 2024
Namun di sisi lain, Pertamina mendorong perkembangan energi baru terbarukan dan berperan dalam industri hijau.
“Pertamina memperlihatkan keterlibatan aktifnya dalam mendukung industri otomotif yang berkelanjutan."
"Perusahaan berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam menciptakan energi yang ramah lingkungan."
"Pertamina berharap kehadirannya dalam IIMS 2024 dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri otomotif dan mendorong kesadaran akan pentingnya transisi energi di Indonesia,” tutupnya.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060.
Yakni dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Artikel Terkait
Kabar Baik untuk Mahasiswa di Seluruh Indonesia, Pertamina Kembali Buka Program Beasiswa Sobat Bumi 2024
Jelang Pemilu 2024, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Bagi Masyarakat di Kalimantan Terpenuhi
Peluang Masih Terbuka, Segera Daftarkan Diri di Program Beasiswa Sobat Bumi 2024 dari Pertamina Bagi Mahasiswa Berprestasi
Capaian Gemilang di Awal Tahun 2024, Pertamina Internasional EP Berhasil Melebihi Target Produksi Minyak dan Gas