Produk yang ditawarkan pun cukup menarik mulai dari produk tenun, makanan konsumsi seperti kue bolu, lapis legit, snack ringan, varian sambal dan olahan ikan, hingga aksesoris budaya.
Kolaborasi yang erat antara ASDP dan UMKM setempat membawa dampak positif dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Serta turut mendukung pembangunan ekonomi di daerah tersebut.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM di Labuan Bajo dan daerah sekitarnya."
"Melalui kolaborasi yang sinergis dengan para pelaku UMKM, kami yakin dapat menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian lokal," kata Shelvy.
ASDP siap untuk terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan UMKM di Labuan Bajo.
Serta berbagai daerah lainnya di Indonesia, sebagai bagian dari komitmennya dalam memajukan perekonomian Indonesia.
Artikel Terkait
Libur Imlek, ASDP Layani Lebih dari 162 Ribu Penumpang dan 39.552 Kendaraan dari Jawa Menuju Sumatera
Penerapan Tiket Online Ferizy Sukses, ASDP Bidik Perluasan Digitalisasi di 10 Pelabuhan
Transformasi Digital ASDP Sukses, Jumlah Penumpang Kapal Ferry Sepanjang Tahun 2023 Meningkat 35,4 Persen
Mobilitas Masyarakat terus Meningkat, ASDP Layani 45,6 Juta Penumpang Ferry di 37 Pelabuhan seluruh Indonesia