Biofarma Group Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pindad Medika Utama Dalam Penyediaan Produk Kesehatan

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Februari 2024 | 12:30 WIB
Biofarma Group Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pindad Medika Utama Dalam Penyediaan Produk Kesehatan (Jennaira)
Biofarma Group Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pindad Medika Utama Dalam Penyediaan Produk Kesehatan (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Biofarma Group melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Pindad Medika Utama pada Selasa, 20 Februari 2024.

Acara yang berlangsung di kantor Bio Farma Bandung ini bertujuan tujuan untuk memberikan Obat, Vaksin, dan Alat Kesehatan yang diproduksi oleh Biofarma Group untuk PT Pindad Medika Utama.

Penandatanganan dilakukan oleh Direksi dari Biofarma Group yang terdiri dari Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, Direktur Medis & Hubungan Kelembagaan, Sri Harsi Teteki.

Baca Juga: 5 Variasi Ramen yang Menyegarkan, Perbedaannya di Bahan Dasar Kuah dan Tekstur Mie

Juga Direktur Komersial Kimia Farma, Chairani Harahap dan Direktur Operasional Indofarma, Andi Prazos yang diwakili oleh GM Farma Branded Generic Indofarma, Sriono.

Kemudian Direktur Operasional Kimia Farma Trading & Distribution, Tomy Faisal, dans Direktur Pemasaran Phapros, Maraja Jeson Siregar dangan Direktur Utama PT Pindad Medika Utama, Hadi Filino Gunarto.

Kemitraan antara Biofarma Group dan PT Pindad Medika Utama ini berfokus pada penyediaan produk kesehatan.

Baca Juga: Kolaborasi Bio Farma dan PT Pos Indonesia Luncurkan Sistem Magic Box atau Active Cooling System

Biofarma group terdiri dari Kimia Farma, Kimia Farma Trading & Distribution, dan Indofarma dalam aspek penyediaan obat dan alat kesehatan.

Lalu Phapros menyediakan produk obat, serta Bio Farma memberikan penyediaan produk vaksin untuk PT Pindad Medika Utama.

Dalam sambutannya Kamelia Faisal Direktur Pemasaran Biofarma Group menyampaikan bahwa Biofarma Group belajar dan mendapatkan banyak pengalaman dari kejadian pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kontribusi Nyata Untuk Negeri, 5 Tahun Terakhir Setoran Dividen dan Pajak BRI ke Negara Capai Rp149,2 Triliun

“Belajar dari pengalaman pandemi Covid-19 yang lalu, dimana kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan."

"Ekonomi bisa anjlok jika kesehatan masyarakat terganggu."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini