Raih Gelar Doktor, Salah Satu Direktur Hutama Karya Teliti Faktor Penentu Keberhasilan pada Pembiayaan Jalan Tol di Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Februari 2024 | 20:00 WIB
Raih Gelar Doktor, Salah Satu Direktur Hutama Karya Teliti Faktor Penentu Keberhasilan pada Pembiayaan Jalan Tol di Indonesia. (DOK.PT Hutama Karya (Persero))
Raih Gelar Doktor, Salah Satu Direktur Hutama Karya Teliti Faktor Penentu Keberhasilan pada Pembiayaan Jalan Tol di Indonesia. (DOK.PT Hutama Karya (Persero))

Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menegaskan komitmennya pada tahun ini terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menunjang strategi perusahaan.

Hal itu ditandai dengan keberhasilan Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan meraih gelar Doktor Manajemen Teknologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sidang promosi Doktor ini merupakan Program Doktoral di Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi ITS, pada Senin (19/02).

Baca Juga: Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2024, Bakal Lebih Megah dari Tahun Sebelumnya

Dalam sidang terbuka, Fauzan menjabarkan hasil disertasinya “Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Pada Pembiayaan Jalan Tol Indonesia.”

Disertasi tersebut membawa paradigma baru dan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai berbagai aspek penting dalam kesuksesan pembiayaan infrastruktur dengan menggabungkan perspektif dari pada Badan Usaha Jalan Tol, Pemerintah, dan Lembaga Keuangan.

Fauzan menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketergantungan pada dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kesulitan dalam pembiayaan awal dan pembiayaan jangka panjang, keterbatasan kapasitas perbankan dalam hal batas plafon dan durasi pinjaman, serta ketidaksesuaian antara hasil kajian studi kelayakan (FS) dengan realisasi.

Baca Juga: Dalam Waktu Dekat, Tarif Jalan Tol Tebing Tinggi-Indrapura-Lima Puluh Segera Diberlakukan

“Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengembangkan sebuah model Pemodelan Faktor Penentu Keberhasilan (CSF) menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM),” ujar Muhammad Fauzan.

Lebih lanjut, dalam hasil penelitian ini ditemukan bahwa Financing Structure, Investment Analysis, Source of Financing, Public-Sector Perspective, Risk Analysis and Allocation, Foreign Financing Issues, dan Debt Payment Mechanism adalah Faktor Penentu Keberhasilan (CSF) dalam pembiayaan infrastruktur di Indonesia.

Hal ini menyoroti perlunya pemahaman menyeluruh tentang aspek-aspek CSF tersebut.

Baca Juga: 5 Buah Lokal Kekayaan Indonesia, Turis Asing Banyak yang Terheran-heran dengan Buah No 4

Selain itu, temuan penting lainnya adalah identifikasi tiga CSF terpenting yang mempengaruhi Kesuksesan Pembiayaan Infrastruktur (KPI), yaitu Risk Analysis and Allocation (RAA), Investment Analysis (IA), dan Debt Payment Mechanism (DPM).

Direktur Utama Hutama Karya, Ir. Budi Harto, M.M., M.PSi. mengapresiasi pencapaian atas perolehan Doktor bagi salah satu Direktur Hutama Karya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini