Atasi Dampak Gejolak Harga Beras, Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan BULOG di Maros

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 22 Februari 2024 | 19:30 WIB
Warga Maros menerima bantuan pangan BULOG dari Presiden Jokowi. (DOK.Perum BULOG)
Warga Maros menerima bantuan pangan BULOG dari Presiden Jokowi. (DOK.Perum BULOG)

Kabar BUMN - Kamis ini (22/2), Presiden Jokowi melakukan pengecekkan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang Bulog Batangase Maros

Presiden Jokowi juga sekaligus menyerahkan Bantuan Pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi dampak dari situasi perberasan dunia yang saat ini tengah mengalami gejolak harga akibat gangguan iklim Elnino.

Baca Juga: Penataan Ekosistem Logistik Nasional, APLog Ditunjuk Sebagai Pelaksana TPFT di 4 Bandara yang Dikelola Angkasa Pura Airports

Jokowi menjelaskan, kenaikan harga ini dipicu oleh bencana Elnino yang melanda di seluruh dunia. Sehingga hal ini berdampak pada kenaikan harga karena jumlah produksi menurun sementara kebutuhan konsumsi masyarakat cenderung tetap atau bahkan mengalami peningkatan.

"Bapak dan Ibu tau kan kenapa mendapatkan bantuan beras? Karena saat ini harga beras di seluruh dunia sedang naik, kenaikan harga beras ini disebabkan perubahan iklim karena terjadi Elnino," ungkap Jokowi.

"Meskipun demikian negara kita memberikan bantuan pangan berupa Beras sebanyak 10 kg perbulan kepada jutaan penerima manfaat (KPM)," tambahnya.

Baca Juga: Kesempatan Magang di BUMN, Bio Farma Buka 2 Posisi untuk Penempatan Bandung, Pendaftaran Paling Lambat Besok

Menteri BUMN Erick Thohir yang ikut mendampingi Presiden menambahkan, stok beras BULOG saat ini dalam kondisi aman.

Ia melanjutkan, secara nasional BULOG sudah menyiapkan stok Cadangan Beras Pemerintah dengan baik untuk pelaksanaan program-program seperti Bantuan Pangan Beras ini.

"Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini ada sebanyak 1,4 juta ton dan sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran Bantuan Pangan Beras sampai dengan bulan Juni, kemudian untuk penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan menghadapi puasa serta lebaran. Program bantuan beras ini juga terbikti efektif meredam gejolak harga beras yang terjadi sebagai dampak El Nino," ujar Erick.

Baca Juga: Erick Thohir: Makassar New Port, Pelabuhan Hub Terbesar di Indonesia Timur

Direktur Utama Perum BULOG Bayu Krisnamurthi yang juga turut hadir dalam rangkaian acara Presiden tersebut.

Dalam kesempatannya, ia menambahkan bahwa salah satu tujuan dari program Bantuan Pangan Beras ini adalah untuk mencukupi kebutuhan beras bagi keluarga penerima manfaat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini