Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI, Jasa Marga Paparkan Perkembangan Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 23 Februari 2024 | 20:30 WIB
Jasa Marga menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Yogyakarta pada Selasa (20/2/2024). (Dok. Jasa Marga)
Jasa Marga menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Yogyakarta pada Selasa (20/2/2024). (Dok. Jasa Marga)

Subakti berharap dengan adanya Jalan Tol di wilayah Joglosemar yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat meningkatkan konektivitas di Trans Jawa sehingga dapat membantu melancarkan distribusi barang, jasa serta pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Jasa Marga Catat 372 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada Periode Libur Panjang 10-11 Februari 2024

Jasa Marga sendiri, lanjutnya, selalu berkomitmen memastikan pelaksanaan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo dapat berjalan dengan baik, sesuai target dan memastikan kualitas sampai kelayakan bisnisnya dengan mengedepankan aspek Good Corporate Governance (GCG).

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Komisi VI DPR RI Aria Bima mengatakan, PSN yang sudah dibangun oleh Pemerintah bersama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menunjukkan progres yang signifikan, bahkan pembangunan jalan tol tak hanya menjadi sebuah langkah strategis memperlancar arus transportasi dan distribusi.

“Pembangunan infrastruktur transportasi seperti jalan tol ini memiliki efek domino terhadap perekonomian regional, baik untuk memperlancar distribusi barang maupun jasa.

Baca Juga: Periode Libur Panjang 7-10 Februari 2024, Jasa Marga Catat 681 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

“Dengan adanya proyek ini pun diharapkan dapat menstimulasi aktivitas ekonomi, mendorong investasi, dan membuka peluang kerja,” ungkapnya.

Para anggota Komisi VI DPR RI yang hadir pada reses pun berharap jalan tol yang masuk wilayah Joglosemar ini dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.

Sedangkan, Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN Anindita Eka Wibisono dalam kesempatan yang sama mengingatkan kepada BUMN di sektor infrastruktur untuk memitigasi risiko terhadap pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Yogyakarta-Solo.

Baca Juga: Jasa Marga Catat 528 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Long Weekend Periode 7-9 Februari 2024

Ia juga menyampaikan laporan perkembangan kepada Kementerian PUPR untuk memberikan evaluasi serta pengawasan terhadap jalannya pembangunan jalan tol tersebut.

“Kami harap ke depannya, kondisi kesehatan keuangan dari BUMN ini juga terus dijaga.

“Untuk itu sangat penting bagi kluster infrastruktur yang bertugas terhadap pembangunan jalan tol ini untuk memberikan update perkembangan secara berkala, sehingga bisa terus melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasannya,” ungkapnya.

Baca Juga: Jasa Marga Siap Dukung Pelaksanaan SKB Pengaturan Lalu Lintas di Jalan Tol Selama Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek

Di akhir pertemuan tersebut, para anggota Komisi VI DPR RI berharap, perusahaan BUMN di klaster infrastruktur termasuk Jasa Marga yang menjalankan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini