General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo menjelaskan, listrik 24 jam di Bajo Pulau ditopang SUTM yang dibangun dengan panjang 1,74 kilometer sirkit (Kms.
Dengan 4 titik tower yang berlokasi tidak jauh dari Pelabuhan Sape.
Sebelum ada SUTM, kelistrikan wilayah Bajo Pulau hanya ditopang oleh PLTD.
Baca Juga: Sukses Kelola Risiko ESG, BNI Raih Tiga Penghargaan dari Dua Ajang Berbeda
”Tak hanya memberikan energi bersih bagi masyarakat, hadirnya listrik selama sehari penuh ini diharapkan akan meningkatkan produktifitas masyarakat."
"Serta dapat meningkatkan perekonomian desa dan mendorong tumbuhnya sektor bisnis, membantu anak-anak di pedesaan bisa belajar lebih baik dan menjadikan masyarakat beribadah menjadi lebih tenang,” tutur Sudjarwo.
Dirinya menambahkan, selain Bajo Pulau, salah satu dusun berada di pulau yang terpisah yakni Dusun Pasir Putih juga telah berhasil tersambung dengan kelistrikan pulau Sumbawa.
“Kami bersyukur, tidak hanya meningkatkan layanan di Bajo Pulau, kini 103 keluarga di Pasir Putih juga bisa menikmati listrik 24 jam," pungkasnya.
Artikel Terkait
Electrifying Agriculture PLN, Bikin Biaya Operasional Petani di Pekalongan Jateng Hemat 80%
PLN EPI Teken Nota Kesepahaman dengan Adhi Guna Putera, Kolaborasi Perkuat Rantai Pasok Pembangkit Listrik
PLN Sukses Bangun Gardu dan Jaringan Listrik Tegangan Tinggi di Sulteng, TKDN Capai 74 Persen
Dibuka Ketua PIKK PLN, Booth UMK Binaan PLN Tawarkan Berbagai Produk Khas Daerah di INACRAFT 2024