Festival Pesona Bau Nyale 2024: Mempersembahkan Keindahan Budaya Sasak di The Mandalika

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 2 Maret 2024 | 08:30 WIB
Peresean, salah satu pertunjukan di Festival Bau Nyale 2024 yang digelar di kawasan The Mandalika. (Dok. ITDC)
Peresean, salah satu pertunjukan di Festival Bau Nyale 2024 yang digelar di kawasan The Mandalika. (Dok. ITDC)

Kabar BUMN - The Mandalika jadi tempat penyelenggaraan Festival Bau Nyale 2024 pada Kamis (29/2).

Festival Pesona Bau Nyale sendiri merupakan kegiatan untuk mempersembahkan keindahan budaya dan adat Sasak kepada dunia.

Sekaligus untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya yang kaya di tengah-tengah kemajuan zaman.

Baca Juga: Langkah Baru ITDC: Seremoni Serah Terima Jabatan General Manager The Mandalika di Pertamina Mandalika International Circuit

Terdapat enam rangkaian acara Festival Pesona Bau Nyale 2024 yang diselenggarakan.

Tiga di antara rangkaian acara tersebut digelar di kawasan The Mandalika.

Acara ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional mulai dari pertunjukan Peresean yang telah digelar di area kawasan The Mandalika pada (25-27/2).

Baca Juga: Libatkan Sejumlah Pihak, ITDC Gelar 'Beach Clean Up' Guna Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan di The Mandalika

Karnaval Budaya yang dimeriahkan 1000 Putri Mandalika di Kuta Beach Park pada (28/2), serta puncak acara festival yang berlangsung di Bukit Seger, The Mandalika pada (29/1).

“Festival Pesona Bau Nyale 2024 tidak hanya sebuah perayaan, festival ini menjadi sarana untuk mempromosikan pariwisata dan melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Lombok Tengah.

"Dengan jumlah kunjungan mencapai 50.000 pengunjung, festival ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi wisatawan dari seluruh penjuru dunia,” kata PGS. General Manager The Mandalika, Wahyu M. Nugroho.

Baca Juga: ITDC Lakukan Langkah Preventif Antisipaso Resiko Musim Hujan di The Mandalika

Para pengunjung disuguhkan dengan keseruan pertunjukan Peresean yang diikuti dari berbagai paguyuban di Lombok yang berlangsung di area kawasan The Mandalika.

Peresean merupakan pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan dan perisai kulit kerbau yang tebal dan keras.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini