"Kami akan melakukan pembinaan dan pengawasan agar implementasi Permen ini bisa berjalan efektif dan transparan," kata Jisman.
Melalui peraturan terbaru PLTS Atap ini, Pemerintah melakukan beberapa perbaikan pengaturan yang secara umum bertujuan untuk efisiensi dan transparansi.
Sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam memasang PLTS Atap.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa PLN siap mendukung Pemerintah dalam melakukan transisi energi guna mencapai Net Zero Emissions pada 2060, salah satunya melalui PLTS Atap.
Baca Juga: Hutama Karya Perkuat Portofolio Bangun Sapras Perguruan di Universitas Pendidikan Indonesia
“Kami menyambut suka cita dan siap menjalankan kebijakan yang telah diputuskan oleh Pemerintah."
"Ini adalah upaya kita untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam transisi energi di Indonesia,” ucap Darmawan.
Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti mengatakan PLN senantiasa mendukung pertumbuhan PLTS atap di Indonesia.
Baca Juga: Wisata Tak Terlupakan di Wakatobi, Melihat Lumba-Lumba Menari dengan Bebas di Lautan Lepas
Hal ini dibuktikan dengan jumlah PLTS atap yang terus meningkat setiap tahunnya.
"Kami terus mendukung keterlibatan masyarakat dalam transisi energi, salah satunya lewat PLTS atap ini. Bahkan pada tahun 2023, sebelum revisi Permen ini keluar kapasitasnya meningkat hampir 2 kali lipat," ucap Edi.
Pada tahun 2022 tercatat kapasitas PLTS atap di Indonesia sebesar 80 Megawatt peak (MWp), meningkat menjadi 141 MWp pada 2023.
Baca Juga: Gim Paw Rumble Hasil Publishing Nuon Kini Semakin Populer, Sudah Tembus 2 Juta Download!
Capaian ini menunjukkan komitmen PLN serta minat masyarakat dan sektor industri turut berperan dalam peningkatan EBT di Indonesia.
Artikel Terkait
Hadiri Mobile World Congres 2024, PLN Icon Plus Uraikan Transformasi Digital di Tubuh PLN
Naik 220% dari Realisasi 2023, Tahun Ini PLN EPI Akan Pasok 2,2 Juta Ton Biomassa ke 47 PLTU PLN Grup
F1 Powerboat 2024 Danau Toba Sukses Pakai Listrik Hijau PLN yang Andal Tanpa Kedip
Disuplai Listrik PLN, Pabrik Jagung Milik Pemprov Sumbar Kini Mampu Produksi Hingga 50 Ton per Hari