Pertamina Geothermal Energy, GDC dan AGIL Sepakati Percepatan Pengembangan 2 Lapangan Panas Bumi di Kenya

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Sabtu, 9 Maret 2024 | 16:00 WIB
Pertamina Geothermal Energy, GDC dan AGIL Sepakati Percepatan Pengembangan 2 Lapangan Panas Bumi di Kenya (Jennaira)
Pertamina Geothermal Energy, GDC dan AGIL Sepakati Percepatan Pengembangan 2 Lapangan Panas Bumi di Kenya (Jennaira)

 

Kabar BUMN - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencapai kesepakatan dengan perusahaan pengembang panas bumi Kenya, Geothermal Development Company Ltd. (GDC) dan Africa Geothermal International Ltd. (AGIL).

Kesepakatan ini dilakukan mempercepat pengembangan lapangan panas bumi di negara Afrika itu.

Eksplorasi dua lapangan panas bumi di Kenya yang dikembangkan PGE bersama kedua mitranya itu diharapkan bisa dimulai pada tahun 2024 ini.

PGE dan GDC mendiskusikan dukungan dari Pemerintah Kenya dalam percepatan proyek pengembangan lapangan panas bumi Suswa, area vulkanis yang terletak di wilayah Narok, Kenya.

Baca Juga: Pertamina & Menteri LHK Bersama Mendukung Dekarbonisasi, dan Solusi Perubahan Iklim

Pembicaraan tingkat tinggi ini dilakukan di kantor pusat GDC di Nairobi, Rabu (6/3/2024).

GDC merupakan pengembang panas bumi yang sepenuhnya dimiliki Pemerintah Kenya.

Delegasi PGE yang dipimpin Direktur Utama Julfi Hadi dan didampingi Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Rachmat Hidajat melakukan pertemuan dengan Chairman GDC Hon. Walter Osebe Nyambati dan Managing Director & Chief Executive Officer GDC Paul Ngugi.

Dalam kunjungan ke Nairobi, Julfi Hadi juga memimpin delegasi PGE melakukan pertemuan terpisah dengan Direksi AGIL Patrick Nyoike dan Ephraim Maina.

Baca Juga: Sol's Deli, Hidden Gem Cafe Nuansa Vintage di Bali, Sesudah Nongkrong Bisa Main ke Pantai Seminyak Cuma 2 Menit dengan Jalan Kaki

Direktur Utama PGE Julfi Hadi mengatakan pertemuan di Nairobi ini merupakan tindak lanjut kesepakatan awal yang telah dicapai dengan GDC dan AGIL pada 2023 lalu.

PGE dan GDC pada 15 September 2023 menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) untuk pengembangan potensi panas bumi di Kenya dan Indonesia.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2023, PGE dan AGIL menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengembangan lapangan panas bumi Longonot yang terletak di kawasan Great Rift Valley, Kenya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini