Hal itu setelah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN IP UBP Keramasan dengan BKSDA Provinsi Sumatera Selatan pada 2021 yang mendukung pengelolaan lingkungan.
Baca Juga: Ikut Mudik Gratis Bersama Pegadaian, Berikut Daftar Tujuan Serta Link Pendaftarannya
Sejak 2021, PLN telah menyalurkan dua buah motor boat bahan fiber untuk patroli gajah, menyediakan barak pawang dan fasilitas pemeliharaan gajah, serta menyediakan peralatan dan perlengkapan medis khusus bagi perawat atau pawang gajah.
Kerja sama antara BKSDA Sumsel dan PLN Indonesia Power UBP Keramasan pada tahun 2024 merupakan bagian dari program lima tahun yang telah direncanakan.
“PLN IP terus menjaga komitmen dalam pelestarian lingkungan, kali ini Gajah Sumatra yang ada di kawasan BKSDA Sumatera Selatan. Semoga berbagai upaya yang kita lakukan bersama ini dapat terus meningkatkan populasi Gajah Sumatra,” ujarnya.
Baca Juga: Upaya Mitigasi Perubahan Iklim, Pertamina Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur
Mewakili Dewan Pertimbangan Proper, Djismun Kasrie mengapresiasi dukungan PLN terhadap konservasi gajah Sumatra. Ia mendorong kegiatan tersebut terus dipertahankan dan diteruskan.
“Konservasi gajah ini merupakan hal yang sangat penting dalam pelestarian gajah di kawasan ini. Ini merupakan langkah yang baik,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Joyland Festival 2024 di Bali Sukses dengan Listrik Andal Tanpa Kedip dari PLN
Dorong Transisi Energi, PLN: Teknologi Mempunyai Peran Penting
Gerakkan Ekonomi Banten, PLN Sambung Listrik 58 Juta VA untuk Pelanggan di Sektor Bisnis dan Industri
Dukung Program Biomassa, PLN EPI Tanam 100.000 Bibit Tanaman Energi di Gunung Kidul
Bertabur Atlet Voli Top Nasional, Jakarta Elektrik PLN Kian Optimistis Hadapi Proliga 2024