“Memang ada tantangan cuaca ekstrem di beberapa daerah.
“Ada banjir di Jawa Tengah dan Kalimantan Timur, kemudian ada angin kencang di NTT dan NTB.
“Kami sudah siapkan petugas dan peralatan kerja di lapangan.
“Jadi ketika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem, petugas langsung gerak cepat menangani,” ucap Darmawan.
PLN juga menyiagakan peralatan pendukung dalam periode siaga berupa 1.731 Genset, 735 Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB) dan 395 Crane.
Guna memudahkan mobilisasi petugas, PLN menyiagakan kendaraan operasional 3.756 Mobil dan 3.318 Motor.
Darmawan juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam mengoperasikan listrik di rumah, terutama ketika banjir sudah melanda.
Masyarakat perlu memindahkan peralatan listrik ke tempat yang aman dan segera mematikan listrik dari Miniature Circuite Breaker (MCB).
“Setelah itu segera hubungi PLN melalui PLN Mobile atau Kantor PLN terdekat untuk meminta pengamanan aliran listrik sementara waktu.
“Petugas PLN akan terus bersiaga sehingga ibadah yang dijalankan dapat berlangsung dengan nyaman," pungkas Darmawan.***
Artikel Terkait
PLN Gelar Aksi Penanaman 1.000 Pohon Mangrove Dalam Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-41 di Desa Tanah Merah NTT
PLN Gelar Mudik Gratis untuk Keberangkatan dari Jakarta, Tersedia 6.500 Kuota Moda Transportasi Bus dan Kereta, Simak Cara Daftarnya
Berbagi Kebahagiaan di Awal Ramadhan, PLN Sambung Listrik Gratis 2.920 Keluarga Prasejahtera di Berbagai Daerah
PLN Gelar Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Sediakan Lebih dari 10 Ribu Kuota Mudik, Simak Cara Daftar dan Tahapannya
Melalui Program Light Up the Dream, Srikandi PLN Icon Plus Terangi Mimpi di Bulan Ramadan