BUMN Pangan Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 20 Maret 2024 | 14:30 WIB
BUMN Pangan menjaga pasokan dan harga pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri. (DOK.BUMN Pangan)
BUMN Pangan menjaga pasokan dan harga pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri. (DOK.BUMN Pangan)

“Kita terus tingkatkan partisipasi ID FOOD dalam pasar murah. Selama periode Maret-April ini ID FOOD akan berpartisipasi di 100 titik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Pada kegiatan tersebut kita menyediakan sejumlah komoditas pangan, diantaranya gula konsumsi, minyak goreng, beras, tepung terigu, garam,” pungkas Frans.

Ketersediaan Stok Beras

Ditengah banyaknya permintaan pasar terkait Komoditi Beras menjelang Hari Raya Iedul Fitri, Perum BULOG meyakini bahwa stok yang dikuasai saat ini cukup dan tetap menghimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan melakukan panic buying.

Baca Juga: Sunset Syahdu Pantai Pulau Merah yang Tak Terlupakan, Bisa Menyebrang ke Pulaunya Tanpa Harus Naik Kapal

Ketersediaan stok dari Perum BULOG sebesar 1,1 juta ton yang tersebar di seluruh gudang Bulog di seluruh Indonesia menjamin kecukupan dalam menghadapi hari raya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Mokhamad Suyamto menambahkan selain stok yang cukup, Perum Bulog juga menargetkan distribusi Beras SPHP di seluruh Indonesia sebanyak 250 ribu ton untuk Bulan Maret hingga memasuki masa hari raya nanti.

“Penggelontoran distribusi Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) tersebut meliputi di pasar ritel modern, pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah yang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan giat operasi pasar."

Baca Juga: Banyak-banyak Konsumsi Ini Saat Sahur Agar Tidak Mudah Lemas Seharian

"Adapun salah satu tujuan menggelontorkan beras ini adalah agar masyarakat bisa menikmati langsung harga beras yang sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) di tengah harga beras yang masih cukup tinggi,” ujar Suyamto.

Perum BULOG juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah melalui Bantuan Pangan beras ke seluruh penerima manfaat. Sejauh ini, Perum BULOG sudah mencapai realisasi sebesar 70% untuk alokasi Bulan Januari- Maret 2024 dengah target penuntasan alokasi pada bulan ini.

Selain itu, Perum Bulog juga sudah melakukan penyerapan gabah hasil panen di Bulan Maret. Terkait hal ini, Perum BULOG mempunyai 2 skema penyerapan yakni secara PSO dan Komersil dimana awal tahun ini, perusahaan telah menyerap lebih dari 21rb ton setara beras.

Baca Juga: Ngabuburit di Kepompong Seaview, Pemandangan City Light dan Laut Jadi Daya Tarik Utamanya

“Kami juga memiliki infrastruktur modern yang dapat menunjang proses penyerapan gabah/beras, yakni 10 titik Sentra Penggilingan Padi skala besar di seluruh Indonesia yang saat ini sudah menyerap gabah hingga 7 ribu ton. Perum BULOG berkomitmen melakukan penyerapan Gabah/beras sebagai bentuk komitmen kepada petani di Indonesia,” pungkas Suyamto.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini