Wujudkan Mudik Ceria Penuh Makna, Jasa Marga Siagakan Layanan Operasional Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 21 Maret 2024 | 15:45 WIB
Strategi Jasa Marga untuk wujudkan Mudik Ceria Penuh Makna. (Dok. Jasa Marga)
Strategi Jasa Marga untuk wujudkan Mudik Ceria Penuh Makna. (Dok. Jasa Marga)

Kami juga menambah sarana prasarana lalu lintas seperti penambahan 4.500 buah rubbercone menjadi total 23.239 buah serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas.

“Sementara itu, untuk peningkatan layanan di gerbang tol, Jasa Marga menambah 651 petugas bantu transaksi termasuk di dalamnya personil pengarah lalu lintas serta penambahan 62 unit Mobile Reader menjadi 536 unit,” ujar Lisye.

Baca Juga: Kantongi Core Profit Rp2,7 Triliun dari Laba Bersih Rp6,8 Triliun, Jasa Marga Berhasil Tingkatkan Kinerja Positif di Sepanjang Tahun 2023

Ia menambahkan, untuk memastikan kualitas infrastruktur jalan tol dalam kondisi prima, kami mengelola program preservasi secara berkala.

Jasa Marga memastikan seluruh pekerjaan konstruksi tersebut, terutama yang berpotensi mengganggu lalu lintas, akan dihentikan pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, dalam memastikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol tetap terjaga pada periode libur panjang serta sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kondisi khusus akibat cuaca ekstrem, Jasa Marga juga tetap menyiagakan petugas preservasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan.

Baca Juga: Jasa Marga Dapuk Jagorawi Jadi Juara 1 Lomba Taman Ruas Jalan Tol, Intip Daftar Lengkap Pemenang Lombanya

“Selain itu, peningkatan teknologi juga terus dilakukan di antaranya dengan melakukan upgrade super-app Jasa Marga Integrated Digitalmap (JID) yang yang digunakan sebagai 'decision support system' dalam mendukung kebijakan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan oleh pemangku kepentingan.

"Kami juga menambah fitur baru dalam Aplikasi Travoy yang semula info tarif tol menjadi fitur Travoy Journey yang menghadirkan informasi pilihan rute yang dilengkapi sekaligus oleh tarif tol, CCTV real time, info rest area hingga info lalu lintas terkini,” tambahnya

Tidak hanya di lajur, kepadatan yang juga berpotensi terjadi di rest area, juga diantisipasi oleh Jasa Marga melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business.

Baca Juga: Genap Berusia 46 tahun, Jasa Marga Terus Berikan Kontribusi Berkelanjutan Untuk Negeri

Selain memastikan fasilitas dan pelayanan di 59 Rest Area yang dikelola oleh Jasa Marga Group berjalan dengan optimal.

Lisye menjelaskan, Jasa Marga juga akan melakukan rekayasa flow kendaraan di dalam rest area, menyediakan SPBU modular di 14 lokasi Rest Area, menambah toilet fungsional sebanyak 599 bilik, menyediakan klinik kesehatan bekerjasama dengan Pertamina di Rest Area 725A Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, 792A dan B Jalan Tol Gempol-Pasuruan dan 66A Jalan Tol Pandaan Malang, penambahan posko layanan Kesehatan dan posko polisi, berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan kecukupan BBM, pengaturan antrian SPBU dengan penempatan petugas, hingga berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pelaksanaan buka tutup jika rest area mengalami kepadatan.

“Jasa Marga juga mendukung program percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 25 titik rest area, bertambah dari sebelumnya yang berjumlah 17 titik,” imbuh Lisye.

Baca Juga: Contact Center Service Excellence Award 2024: Jasa Marga Raih Peringkat 1 Bidang Contact Center Public Service

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini