Komitmen Pimpin Transisi Energi, Pertamina Resmikan PLTS Kilang Cilacap

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Maret 2024 | 17:00 WIB
PLTS Kilang Cilacap yang dibangun Pertamina Group diresmikan pada Kamis (21/3/2024). (Dok. Pertamina)
PLTS Kilang Cilacap yang dibangun Pertamina Group diresmikan pada Kamis (21/3/2024). (Dok. Pertamina)

Keseriusan ini salah satunya ditunjukkan dengan skor ESG Pertamina yang semakin membaik dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Setelah Melalui Seleksi Awal Ketat, Pertamina EP Donggi Matindok Field Raih Penghargaan Patra Adikriya Bhumi Utama

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi KPI, Didik Bahagia menyampaikan komitmen tinggi KPI yang secara nyata mendukung dekarbonisasi di unit operasi.

“Dengan mengintegrasikan dekarbonisasi ke dalam unit operasi, KPI siap untuk memberikan dampak yang nyata dan positif pada lingkungan sambil berkontribusi pada pencapaian tujuan keberlanjutan global,” ungkap Didik Bahagia.

Selain untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, PLTS ini juga membuktikan bahwa Kilang Cilacap berkomitmen penuh pada dekarbonisasi, dan hal ini merupakan bagian dari penerapan ESG untuk KPI dan Pertamina secara keseluruhan.

Baca Juga: Pertamina Drilling Berkomitmen Dukung PHR capai Target Produksi Migas Nasional

Dengan PLTS ini, diperkirakan akan menyalurkan energi sebesar 1421 MWh per tahun dan menurunkan emisi karbon sebesar hampir 1083 ton CO2 per tahun.

Secara keseluruhan hingga saat ini PLTS yang terpasang di area operasi KPI mencapai kapasitas 9,87 MWp, yaitu Kilang Dumai 3,77 MW, Kilang Plaju 2,25 MW, Kilang Balongan 1,51 MW, dan Kilang Cilacap 2,34 MW.

Akumulasi energi yang disalurkan mencapai 10 juta kWh dan penurunan emisi lebih dari 6 juta ton CO2, atau setara dengan menanam 7 ribu pohon dewasa.

Baca Juga: Pertamina Raih Skor Baik dalam Aksi Perubahan Iklim Global

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, sinergi Pertamina Grup dalam bidang transisi energi ini mencerminkan komitmen Pertamina mendukung net zero emission (NZE) 2060.

“Semua lini bisnis Pertamina berperan untuk mengembangkan transisi energi, melalui sinergi program ini diharapkan makin berdampak secara langsung pada ketercapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya. 

Pertamina memiliki aspirasi yang sejalan dengan pemerintah, yaitu mencapai net zero emission selambat-lambatnya tahun 2060.

Baca Juga: Bersama Pemerintah, Pertamina Siap Salurkan Subsidi Energi 2024 Tepat Sasaran

Aspirasi tersebut dicapai melalui 2 inisiatif, yaitu dekarbonisasi dan bisnis rendah karbon serta carbon offset.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini