Di antaranya memastikan kesiapan pelayanan operasi, memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan, menyiapkan strategi antisipasi dan cara bertindak untuk penanganan pada situasi darurat.
Seperti cuaca ekstrem, mengendalikan flow dan kepadatan di rest area, membatasi kegiatan konstruksi di jalan tol selama masa operasional pelayanan Lebaran, memastikan kesiapan jalur fungsional yang akan digunakan.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Akui Peran Bulog Sebagai Penyangga Stabilitas Pangan dalam Melewati Masa Rawan
Serta mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam melakukan monitoring dan pengolahan data kondisi lalu lintas terkini dengan memanfaatkan platform dan aplikasi yang tersedia yaitu Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dan aplikasi Travoy.
“Selain itu untuk menjadi perhatian ialah menjaga koordinasi dengan Kepolisian, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, dan seluruh stakeholder terkait lainnya dalam melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalan tol."
"Serta tindakan-tindakan lainnya yang diperlukan dalam menjaga kualitas layanan dan kinerja operasional."
"Dengan langkah mitigasi yang disiapkan serta diimbangi dengan koordinasi intens ini, mari kita wujudkan mudik ceria penuh makna,” tutup Subakti.
Selain peningkatan kualitas layanan operasional, Jasa Marga juga akan mengoptimalkan seluruh kanal informasi khususnya dalam menyampaikan himbauan dan panduan perjalanan.
Informasi terkait kondisi dan rekayasa lalu lintas di jalan tol secara update dan real time akan disampaikan melalui channel resmi Jasa Marga.
Yaitu One Call Center Jasa Marga di nomor 14080, Aplikasi Travoy, Akun X @PTJASAMARGA serta media sosial resmi Jasa Marga hingga informasi melalui media massa.
Baca Juga: Besaran Tarif Jalan Tol Trans Jawa, Daftar Lengkap dari Merak Sampai Gending
Hal ini merupakan komitmen Jasa Marga dalam memberikan layanan informasi yang cepat, tepat dan akurat bagi masyarakat sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan sebaik mungkin.
Untuk mendukung layanan operasional yang optimal, Jasa Marga menyiagakan sebanyak 471 unit Armada Operasional di seluruh jalan tol di Indonesia.
Yang terdiri dari 161 kendaraan Derek, 119 kendaraan Mobile Customer Service (MCS), 53 kendaraan Ambulans, 38 kendaraan Rescue, 100 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR).
Artikel Terkait
Kemas Informasi Jalan Tol Terkini yang Semakin Efektif, Jasa Marga Luncurkan Fitur Terbaru Travoy Journey di Aplikasi Travoy
Kabar Gembira, Jasa Marga Perpanjang Lomba Karya Jurnalistik 2024, Ayo Kumpulkan Karya Terbaik Anda!
Jasa Marga Kembali Gelar Pasar Sembako Murah dan Bazar UMKM, Paket Sembako Senilai Rp148.500 Menjadi Rp50.000
Rekrutmen Bersama BUMN 2024, Jasa Marga Buka Banyak Lowongan Kerja Bagi Lulusan S1/D4, Cek Posisinya