Selain itu, lanjutnya, realisasi penyaluran Pertalite di Natuna hingga 24 Maret 2024 sudah mencapai 2.291 KL atau kurang lebih 93 persen terhadap kuota YTD. Sementara itu realisasi penyaluran Kerosene sudah mencapai 688 KL atau 91 persen terhadap kuota ytd.
"Tidak ada isu terkait kuota Pertalite, Biosolar dan Kerosene di Natuna, semuanya berjalan dengan baik dan aman" ucap Bagus.
Menurut Bagus, stok Pertalite di FT Natuna sebanyak 661 KL dengan ketahanan stok Pertalite hingga 14 hari ke depan. Stok Biosolar sejumlah 1.287 KL dengan ketahanan stok Biosolar hingga 7 hari dan stok avtur sebanyak 910 KL.
"Ketahanan stok avtur 53 hari ke depan sehingga baik dari sisi stok BBM dan avtur di Natuna aman. Stok BBM dan avtur ini belum termasuk stok yang akan disalurkan dari kilang dan stok yang sedang berjalan dari kapal tanker," katanya.
Ia menjelaskan, jumlah lembaga penyalur BBM di Kepri antara lain, 55 SPBU Reguler, 22 SPBU Kompak, 3 SPBU Mini, 20 Pertashop dan 12 SPBU Nelayan. Khusus di Natuna terdapat 14 lembaga penyalur BBM.
"Kami berkomitmen menjaga kenyamanan masyarakat, terutama yang memanfaatkan masa Ramadan dan Idul Fitri sebagai momen berkumpul keluarga dan sahabat, perjalanan mudik, hingga berlibur," kata Bagus.***
Artikel Terkait
Satgas RAFI 2023, Pertamina Siap Layani Pemudik
Selama Masa Satgas RAFI, 302 Kapal Kargo Pertamina Distribusikan Energi Melalui Jalur Laut
Potensi Lonjakan Satgas Rafi 2024, Kilang Pertamina Siap Jaga Pasokan Energi
Pertamina Siagakan Satgas RAFI 2024 untuk Jaga Pasokan Energi
Siagakan Pasokan BBM Saat Lebaran, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Bentuk Tim Satgas RAFI 2024
Cek Kesiapan Satgas RAFI di Pansela, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Minta Jaga Layanan dan Keselamatan