Karthik menegaskan, pihaknya berkomitmen kuat mendukung upaya pengembangan infrastruktur midstream LNG di Indonesia melalui kerja sama jangka panjang dengan PLN EPI.
"Kami akan bekerja keras untuk bersama-sama melaksanakan proyek sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.
"Ini merupakan tahapan awal dari kerja sama jangka panjang untuk 20 tahun ke depan," ujar Karthik.
Karthik menambahkan, proyek pengembangan infrastruktur midstream LNG dengan skema kluster ini menarik perhatian pelaku industri LNG dunia karena tingkat kompleksitas proyek terutama dari segi lokasi dan rantai pasok sebagai satu kesatuan yang menjadikan proyek pengembangan LNG model kluster yang pertama di dunia.
Meski demikian, tantangan ini akan menjadi salah satu dorongan bagi konsorsium untuk berfokus menggarap proyek sekaligus mendukung upaya dekarbonisasi PLN Group.
"Kami percaya diri, solusi kami akan membuka potensi lain dalam pengembangan cluster Sulawesi-Maluku.
"Sekaligus, membantu PLN dalam mencapai tahapan penting dekarbonisasi sektor pembangkit listrik.
"Kami berterima kasih untuk kesempatan yang diberikan," pungkas Karthik.***
Artikel Terkait
Naik 220% dari Realisasi 2023, Tahun Ini PLN EPI Akan Pasok 2,2 Juta Ton Biomassa ke 47 PLTU PLN Grup
Dukung Program Biomassa, PLN EPI Tanam 100.000 Bibit Tanaman Energi di Gunung Kidul
Stok Bahan Bakar Pembangkit Aman, PLN EPI Siap Memberikan Pasokan Listrik yang Andal Selama Ramadan
Dukung Transisi Energi Indonesia, PLN EPI Siap Berkolaborasi dengan Mitra Gas Global
PLN EPI Gandeng Konsorsium Indokorea Gas Kembangkan Infrastruktur Midstream LNG di Nusa Tenggara