Sampai dengan tahun 2024, Agree telah digunakan oleh lebih dari 29 ribu petani, peternak, dan pembudidaya. Agree juga telah menjalin kolaborasi dengan lebih dari 280 mitra perusahaan agribisnis atau off taker dan buyer.
Baca Juga: Kampung Budaya Sindang Barang, Bogor, Perkampungan Tradisional Unik yang Dibangun Sejak Abad ke 12
Sementara itu, Scala merupakan perusahaan IT berbasis co-creation (Kerja Bersama, Bahasa Jepang: Ky? S?) dari Jepang yang memperluas inisiatif bisnisnya ke regional Asia dan global, terutama dalam industri agrikultur, pendidikan, dan kesehatan.
Dalam industri agrikultur, Scala telah mengembangkan model penilaian kredit bagi petani dan membangun infrastruktur koperasi digital di beberapa negara di Asia.
Kerja sama ini merupakan kolaborasi dan gabungan keahlian dari kedua perusahaan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga: Tidak Ada Kenaikan Harga Pertamax Series dan Dex Series di Bulan April
Telkom Indonesia memiliki keahlian teknologi, salah satunya dituangkan melalui kehadiran platform Agree yang berada di bawah umbrella brand Leap Telkom Digital.
Sementara Scala Jepang terbiasa mengembangkan bisnisnya dengan membangun solusi IT melalui pendekatan co-creation, khususnya dalam membangun ekosistem pertanian di berbagai negara.***
Artikel Terkait
Telkom Gandeng Huawei untuk Percepat Adopsi Pemanfaatan AI Bagi Dunia Usaha
Telkom Buka Lowongan Magang Besar-besaran, Total Tersedia 40 Posisi untuk Penempatan Bandung dan Jakarta
Telkom Dinobatkan sebagai BUMN Terbaik dalam Penanganan Krisis dan Pengelolaan Media pada BCOMSS 2024
Innovillage 2023 Telkom Indonesia Lahirkan 163 Karya Inovasi Mahasiswa di Penjuru Negeri, Inilah Daftar Pemenangnya
Konsisten Jalankan Transformasi, Telkom Catat Kinerja 2023 Positif dengan Pendapatan Konsolidasi Rp 149,2 Triliun dan Pertumbuhan Laba Bersih 18,3% Yo