Proyek ini juga merupakan salah satu proyek dengan kompleksitas tinggi.
“Dikatakan demikian karena kita membangun unit kilang yang baru berdampingan bahkan beririsan dengan kilang eksisting. Kita harus memastikan proyek berjalan sementara kilang eksisting tetap harus beroperasi," jelasnya.
Hermansyah juga menyampaikan keberhasilan proyek RDMP Balikpapan ini nantinya akan menaikkan kapasitas produksi kilang Balikpapan menjadi 360 ribu barrel per hari dari kapasitas awal 260 ribu barrel hari.
"Dengan kenaikan kapasitas 100 ribu barrel per hari, Kilang Balikpapan akan menjadi kilang terbesar yang dimiliki oleh Pertamina," jelas Hermansyah.
Selain menaikkan kapasitas pengolahan minyak, nanti akan ada tambahan produksi produk petrokimia hingga 225 ribu ton per tahun.***
Artikel Terkait
Pertegas Komitmen Pertamina Group, Pertamina NRE-Kilang Pertamina Internasional Kerja Sama Terapkan Efisiensi Energi
5 Program Kilang Pertamina Internasional dalam Mengupayakan Kesetaraan Bagi Masyarakat 3T dan Meraih Penghargaan ISDA
Indonesia Green Awards 2024: Kilang Pertamina Internasional Borong 5 Penghargaan, Bukti Konsistensi Jalankan Bisnis Berkelanjutan
Direktur Utama Kilang Pertamina Internasional Dinobatkan Sebagai The Best CEO in Leading Company
Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Integrasikan Instalasi Kilang Baru