ASDP Lakukan Penerapan Delaying System Buffer Zone Selama Mudik, Catat Titik Lokasinya!

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 4 April 2024 | 16:45 WIB
Selama mudik, ASDP memastikan penerapan sistem penundaan (delaying system) melalui penyediaan titik zona penyangga (buffer zone) di rest area. (DOK.PT ASDP Indonesia Ferry (Persero))
Selama mudik, ASDP memastikan penerapan sistem penundaan (delaying system) melalui penyediaan titik zona penyangga (buffer zone) di rest area. (DOK.PT ASDP Indonesia Ferry (Persero))

Dari data reservasi, diperkirakan puncak Arus Mudik akan terjadi pada tanggal 6 April 2024 (H-4) dengan jumlah pengguna jasa yang telah reservasi untuk di Pelabuhan Merak sebanyak 3.124 tiket atau setara dengan 15% dari kuota reservasi yang dibuka.

Baca Juga: Hutama Karya Fungsionalkan Jembatan Kaligawe Tol Semarang-Demak Seksi 1A Selama Arus Mudik Lebaran 2024

Untuk kelancaran perjalanan, khususnya di lintas Merak-Bakauheni, dan Ketapang-Gilimanuk, ASDP mewajibkan pengguna jasa membeli tiket secara online via Ferizy sebelum keberangkatannya.

"Hal ini demi kelancaran dan kenyamanan selama penyeberangan, pastikan pengguna jasa sudah bertiket maksimal H-1 keberangkatan," kata Hadi menegaskan.

ASDP terus memastikan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi seluruh penumpang dengan memberikan pelayanan prima dalam Angkutan Lebaran 2024 sehingga selaras dengan slogan yang diluncurkan Kementerian Perhubungan tahun ini, yakni "Mudik Ceria, Penuh Makna".

Baca Juga: Generasi Muda Peruri Berbagai Keberkahan dengan Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat di Bulan Ramadan

Data Produksi Merak-Bakauheni H-8 Angkutan Lebaran 2024

Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (periode 02 April 2024 pukul 08.00 WIB hingga 03 April 2024 pukul 08.00 WIB) atau H-8, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 39 unit kapal.

Adapun realisasi total penumpang mencapai 37.952 orang atau turun 25% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 50.769 orang.

Baca Juga: Sudah Berlaku! Mulai Hari Ini Kendaraan dari Jakarta ke Semarang Akan Mendapatkan Potongan Tarif 20% Jakarta ke Semarang

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 1.367 unit atau naik 41% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 773 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.321 unit atau turun 32% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.369 unit.

Bus yang menyeberang mencapai 385 unit atau turun 12% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 438 unit.

Sedangkan truk logistik yang telah menyebrang dari Jawa ke Sumatera mencapai 3.574 unit atau turun 12% dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun lalu sebanyak 4.058 unit.

Baca Juga: Jadwal Kereta Locomotive Diesel Vintage Bulan April 2024 Relasi Ambarawa - Tuntang (PP), Harga Tiket Rp100 Ribu

Total seluruh kendaraan tercatat 9.647 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-8 atau turun 18% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 11.832 unit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini