Kebutuhan Avtur dan BBM Pemudik Terpenuhi, Berikut Konsumsinya di Jateng dan DIY

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 16 April 2024 | 19:00 WIB
Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah mencatat konsumsi BBM jenis Gasoline di Jawa Tengah dan DIY tertinggi selama puncak arus mudik Lebaran. (DOK.PT Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah mencatat konsumsi BBM jenis Gasoline di Jawa Tengah dan DIY tertinggi selama puncak arus mudik Lebaran. (DOK.PT Pertamina Patra Niaga)

Kabar BUMN Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah mencatat konsumsi BBM jenis Gasoline di Jawa Tengah dan DIY pasca puncak arus balik dan berakhirnya cuti bersama libur Lebaran sejak 8-15 April 2024.

Saat puncak arus mudik atau 9 April 2024, konsumsi BBM jenis Gasoline di kedua wilayah tersebut sebesar 21.533 KiloLiter (KL/hari) per hari.

Angka konsumsi tersebut lebih tinggi sekitar +68% dari rerata konsumsi normal harian di Jateng dan DIY yaitu 12.824 KL/hari.

Baca Juga: Ke Korea Selatan Tapi Sampainya di Negara-negara Eropa? Ya, Ini 4 Tempat Wisata di Korea yang Menghadirkan Nuansa Eropa

Namun, untuk konsumsi saat puncak arus balik, angka konsumsi BBM jenis Gasoline tidak lebih tinggi dari saat arus mudik.

Yaitu di angka 18.955 KL/hari yang terjadi pada 13 April 2024 atau H+3 lebaran dengan kenaikan sekitar +48% dari rerata konsumsi normal harian.

Dari catatan arus mudik dan arus balik tersebut terdapat fenomena konsumsi yang menarik yaitu perbedaan hari pada lonjakan konsumsi di SPBU di ruas Tol Trans Jawa dan lonjakan konsumsi secara keseluruhan di provinsi Jateng dan DIY.

Baca Juga: Jumlah Penumpang Whoosh Meningkat Tinggi pada Hari Terakhir Cuti Bersama Lebaran 2024

Hal tersebut disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho dalam keterangan persnya, Selasa (16/4).

"Kenaikan konsumsi saat puncak arus mudik di ruas tol terjadi di H-2 lebaran (8/4) dan secara wilayah Jateng dan DIY justru puncak konsumsi di H-1 (9/4)," ungkap Baros.

"kemudian di puncak arus balik, konsumsi puncaknya secara Jateng dan DIY terjadi di H+3 (13/4) namun konsumsi puncaknya di ruas tol terjadi di ruas tol trans jawa terjadi di H+4 (14/4)," tambahnya.

Baca Juga: BUMN Perumnas Buka Lowongan Magang untuk Mahasiswa S1 dengan Benefit Sertifikat dan Uang Saku, Pendaftaran Ditutup dalam Waktu Dekat

Berbeda dengan tren konsumsi BBM Gasoline untuk arus mudik dan balik, tren konsumsi avtur untuk penerbangan di bandara wilayah Jawa Tengah dan DIY terjadi di H-5 lebaran (5/4) naik hingga +120% dari rerata konsumsi harian.

Sementara untuk arus balik terjadi di H+5 lebaran (15/4) yang naik hingga +48% dengan konsumsi terbesar di Bandar Udara Internasional Yogyakarta, Kulonprogo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini